Wawancara Eksklusif Tribun Lampung
Lampung Tengah di Tangan Pjs Bupati, Adi Erlansyah Siap Jaga Netralitas ASN
Kepala Inspektorat Lampung, Inspektur Adi Erlansyah diamanahkan menjadi Penjabat Sementara (Pjs bupati) Kabupaten Lampung Tengah.
Saat ini yang harus dilakukan sesuai dengan tahapan, menyiapkan dana hibah. Itu akan dievaluasi.
Terkait dengan tugas dari Bawaslu kita dukung, terutama pada gambar kepala daerah dan calon lainnnya harus steril.
Satuan Polisi Pamong Praja juga sudah bergerak melakukan penertiban gambar para calon kepala daerah.
Baru-baru ini Bupati nonaktif Loekman Djoyosoemarto terkena Covid-19, apa langkah di internal pemkab?
Adapun langkah internal yang sudah dilakukan yakni pegawai harus bekerja di rumah, semua kantor dikosongkan.
Hanya ada 5 orang petugas piket. Bekerja di rumah ini akan dilakukan sampai dengan Jumat.
Semua pejabat yang kontak erat juga diperiksa dan diminta istirahat selama tiga hari setelah melakukan uji swab.
Jika negatif, maka para pejabat tersebut kembali bekerja seperti biasanya.
Bagaimana Anda menilai penanganan Covid-19 di Lamteng sejauh ini?
Berdasarkan informasi awal yang saya dapat, sosialisasi terkait Covid-19 Lamteng ini belum maksimal.
Untuk itu, ke depan di setiap tempat ramai akan ada imbauan agar melaksanakan protokol kesehatan.
Mulai dari pakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Razia masker juga akan kita maksimalkan.
Potensi apa yang bisa didorong untuk menopang perekonomian Lamteng?
Lamteng ini basisnya pertanian. Sektor ini akan kita optimalkan.
Saat ini sektor pertanian ini masih bertahan.
Apa kendala dalam mendorong potensi tersebut dan apa solusinya?
Potensi yang ada itu tinggal kita optimalkan saja.
Caranya dengan bersinergi kepada Pemprov Lampung dan melibatkan pihak swasta.
Kita tahu dampak Covid ini sangat luas dan terasa, sehingga kita akan berusaha menjaga kondisi perekonomia masyarakat Lamteng.
(tribunlampung.co.id/bayu saputra)