Breaking News:

Truk Hantam Kereta Api di Bandar Lampung

Truk vs Kereta Babaranjang di Bandar Lampung, PT KAI Minta Ganti Rugi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang meminta pemilik truk bertanggung jawab atas insiden itu.

Tribunlampung.co.id/Joviter
Diduga rem blong, truk semen hantam kereta api di perlintasan rel Panjang. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id  V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kecelakaan yang melibatkan truk dan kereta batu bara rangkaian panjang (babaranjang) berbuntut.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang meminta pemilik truk bertanggung jawab atas insiden itu.

Pasalnya, PT KAI mengalami kerugian akibat kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel Jalan Ki Agus Anang, Panjang, Bandar Lampung, Sabtu (17/10/2020).

"Akibat dari kecelakaan tersebut, untuk nominalnya masih dalam perhitungan," ujar Manajer Humas TP KAI Divre IV Tanjungkarang Jaka Jakarsih.

"Pihak KAI akan segera menuntut ganti rugi," ucapnya.

Menurutnya, kerugian dikalkulasikan berdasarkan dampak yang terjadi akibat peristiwa tersebut.

Baca juga: Nasib Sopir Belum Diketahui, Polisi Masih Selidiki Penyebab Truk Tabrak Kereta di Bandar Lampung

Baca juga: Fakta Lakalantas Truk vs Kereta Api di Bandar Lampung, Truk Jalan Sendiri Hantam Kereta

Diduga rem blong, truk semen hantam kereta api di perlintasan rel Panjang.
Diduga rem blong, truk semen hantam kereta api di perlintasan rel Panjang. (Tribunlampung.co.id/Joviter)

"Evakuasi masih dilakukan di TKP. Perkiraan butuh tujuh jam untuk normalisasi," kata dia.

Asisten Manajer Internal dan Eksternal PT KAI Divre IV Tanjngkarang Asparen menambahkan, selain arus kereta terhambat, ada beberapa kerugian fisik yang dialami pihaknya.

"Ada 10 roda kereta yang lepas. Artinya, ada tiga gerbong yang keluar jalur," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved