Breaking News:

Berita Luar Negeri

Guru di Perancis Dipenggal Setelah Tunjukkan Karikatur Nabi Muhammad SAW saat Mengajar

Pemenggalan kepala guru Paty dilatarbelakangi masalah karikatur Nabi Muhammad SAW.

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi penggal 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang guru di Perancis menjadi korban pembunuhan.

Korban bernama Samuel Paty itu dipenggal kepalanya oleh seorang bernama Abdullakh Anzorov, remaja Chechen yang berusia 18 tahun.

Pemenggalan kepala Paty dilatarbelakangi masalah karikatur Nabi Muhammad SAW. 

Dimana sang guru menunjukkan karikatur Nabi Muhammad SAW saat mengajar. 

Ini yang membuat pelaku geram hingga akhirnya membunuh Paty. 

Dilaporkan oleh The Sun Sabtu (17/10/2020), Paty mengajar Sejarah dan Geografi, dan merupakan sosok yang disukai oleh murid-muridnya.

Baca juga: Tak Restui Putrinya Kawin Lari, Ayah Penggal Anak Kandungnya saat Tidur

Baca juga: Thailand Mencekam, Selain Tuntut Perdana Menteri Prayuth Mundur, Massa Mulai Berani Goyang Raja?

Paty dibunuh ketika dia berjalan pulang ke rumahnya dari sekolah di Conflans-Saint-Honorine, berlokasi 30 kilometer dari Paris.

Dia dipenggal menggunakan pisau dapur, di mana si pembunuh diidentifikasi bernama Abdullakh Anzorov, remaja Chechen yang berusia 18 tahun.

Aboulakh kemudian ditembak mati oleh polisi, ketika dia kabur usai membunuh guru berusia 47 tahun itu dan menolak untuk ditahan.

Juru bicara Kedutaan Besar Rusia untuk Perancis, Sergei Parinov, kepada TASS dikutip AFP menyatakan bahwa Anzorov tak ada sangkut pautnya dengan negaranya.

Halaman
1234
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved