Kebakaran di Pringsewu
Penyebab Kebakaran Pasar Gadingrejo yang Hanguskan 2 Ruko dan 6 Toko Berikut Barang Dagangan
dari informasi yang berhasil dihimpun petugas di lapangan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang berbelanja di pasar.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kepolisian Sektor (Polsek) Gadingrejo memastikan penyebab kebakaran Pasar Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu akibat korsleting listrik.
"Dari keterangan saksi-saksi, dikuatkan dengan hasil identifikasi, kuat dugaan penyebab kebakaran karena konsleting arus pendek listrik dari salah satu toko," ujar Kapolsek Gadingrejo Iptu AY Tobing mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Rabu, 21 Oktober 2020.
Ditambahkan Tobing, dari informasi yang berhasil dihimpun petugas di lapangan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang berbelanja di pasar pada pukul 05.30 WIB.
Menurut dia, asap muncul pertama kali dari dalam sebuah toko yang menjual peralatan pecah belah atau plastik.
"Karena pada waktu itu pedagang di toko belum datang, dan posisi masih terkunci, maka api dengan mudah membesar kemudian merembet kepada beberapa toko di sekitarnya," ceritanya.
Baca juga: BREAKING NEWS Pasar Gadingrejo di Ruas Jalinbar Pringsewu Dilalap Api, 7 Kios Terbakar
Baca juga: Mahasiswa Bandar Lampung Ditangkap Polisi di Pringsewu, Coba Bobol Warung karena Utang Rp 1 Juta
Lanjut Tobing, akibat kebakaran tersebut ada dua ruko dan enam toko ludes terbakar berikut semua barang dagangan yang ada di dalamnya.
Tobing mengungkapkan, kerugian akibat peristiwa kebakaran ini diperkirakan sekitar Rp 550 juta.
Adapun ruko dan toko yang terbakar tersebut diantaranya milik Rahmanto yang menjual alat pecah belah, Karwono yang menjual buku dan perlengkapan inadah, Mulawarman yang menjual plastik, Vita menjual Jilbab, Rita menjual alat pecah belah, dan Endang menjual alat kosmetik.
Evaluasi SLO Listrik
Pemerintah Kabupaten Pringsewu melakukan evaluasi terkait peristiwa kebakaran yang menimpa Pasar Gadingrejo di tepi ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pringsewu, Rabu, 21 Oktober 2020.
Asisten I Sekretariat Pemerintah Kabupaten Pringsewu Andi Wijaya mengatakan, bila kejadian kebakaran Pasar Gadingrejo ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi pemerintah daerah.
"Kita berharap kejadian ini menjadi evaluasi, penyebabnya apa, dan apa solusinya. Kalau disebutkan penyebabnya listrik, kami akan mengecek gimana sih kelayakan operasi untuk instalasinya sendiri," ujar Andi Wijaya ketika meninjau lokasi kebakaran pasar, Rabu, 21 Oktober 2020.
Andi mengatakan untuk gedung utama pasar, instalasi listriknya sudah standar layak operasional (SLO).
Kemungkinan, lanjut dia, yang menyambung-nyambung dari gedung utama tersebut perlu pengawasan.