Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Lampung Tahun 2019-2020 Capai 237 Kasus

Sofyan HD mengatakan, dari 237 kasus kekerasan terhadap perempuan di Lampung, 146 kasus di ranah privat dan 91 di ranah publik.

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Lampung Tahun 2019-2020 Capai 237 Kasus 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Lembaga Advokasi Perempuan Damar mencatat kasus kekerasan terhadap perempuan di Lampung sepanjang tahun 2019-2020 mencapai 237 kasus.

Hal tersebut diungkapkan Manajer Program Lembaga Advokasi Perempuan Damar Sofyan HD dalam diskusi online, dengan tema laki-laki sebagai agen perubahan mewujudkan kesetaraan gender dan penghapusan kekerasan seksual, Senin 26 Oktober 2020.

Dalam diskusi online itu, Sofyan HD mengatakan, dari 237 kasus kekerasan terhadap perempuan di Lampung, 146 kasus di ranah privat dan 91 di ranah publik.

Kasus kekerasan terhadap perempuan di Lampung ada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pencabulan, dan pemerkosaan.

Dari ketiga kasus itu paling banyak adalah KDRT dengan jumlah 144 kasus.

Baca juga: 30 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Pringsewu Sepanjang Januari hingga Oktober 2020

Baca juga: Serahkan Rp 24 Juta ke Dukun untuk Digandakan, Warga Penengahan Malah Dapati Uang Kertas Mainan

Sementara itu pencabulan 64 kasus, dan pemerkosaan 17 kasus.

Dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, sebaiknya jangan hanya fokus pada korbannya.

Tapi diperlukan konseling kepada pelaku.

Alasannya, sebagian besar korban tidak ingin pelaku masuk penjara, mereka ingin pelaku berubah menjadi ayah dan suami yang baik dan tidak melakukan kekerasan lagi.

Halaman
12
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved