Tribun Bandar Lampung

Tiara Kusuma Minta Anggotanya Tak Banting Harga di Saat Situasi Sulit, dan Patuhi Protokol Kesehatan

Di situasi pandemi sejak Februari lalu, perias pengantin hingga MUA diakuinya merasakan dampak pandemi dimana tidak ada yang menggunakan jasanya.

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Romi Rinando
Screenshot tribunlampung/Sulis
DPD Tiara Kusuma Minta Anggotanya Tak Banting Harga di Saat Situasi Sulit, dan Patuhi Protokol Kesehatan 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - DPD Tiara Kusuma Lampung mendorong anggotanya yang terdiri dari para make up artist, (MUA), dan pengusaha salon hingga ahli kecantikan rambut dan kulit tetap mematuhi protokol kesehatan saat menjalankan usahanya. 

"Tetap penuhi protokol kesehatan, menggunakan apron bahkan masker dan face shield juga menjaga jarak agar tidak ada kerumunan saat melakukan make up," ungkap Pimpinan DPD Tiara Kusuma Lampung Bhastian Hendra dalam Webinar Bussines to Bussines Tribun TV Lampung bertajuk 'Bisnis MUA Di Tengah Pandemi', Senin (26/10/2020) sore.

Protokol keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menurutnya menjadi hal yang diutamakan melindungi diri dan klien.

"November mendatang kami akan memberikan pelatihan sertifikasi kepada 60 lebih peserta MUA dari Lampung maupun luar Lampung. Akan ada materi K3, merapikan area kerja, hingga materi social distancing selain make up sendiri. Termasuk kode etik MUA dan perias pengantin," jelas Hendra.

Meskipun di situasi sulit akibat pandemi, dia meminta anggotanya tidak banting harga meskipun kondisinya sulit mendapatkan klien saat pandemi.

webinar Tribun Lampung bersama DPD Tiara Kusuma
webinar Tribun Lampung bersama DPD Tiara Kusuma (Screenshot tribunlampung/Sulis)

Baca juga: Artis Nikita Mirzani Ngaku Bergairah jika Pacari Orang Ganteng

Baca juga: Hadapi Libur Panjang, Kapolres Pesawaran Imbau Pengunjung Wisata Perhatikan Protokol Kesehatan

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid 19, Kodim 0410 Bandar Lampung Terapkan Protokol Kesehatan di Mall Chandra

 

"Kalaupun harus memberikan promo jangan lebih dari 10 atau 20 persen dari harga normal. Karena jika terlalu banting harga apalagi sampai 50 persen, akan sulit untuk kembali ke harga normal," papar dia.

Anggota DPD Tiara Kusuma Lampung sendiri sampai saat ini diakuinya mencapai 800 orang yang tersebar di kabupaten/ kota di Lampung.

"Selain Bandar Lampung, ada juga Pesawaran, Lampung Selatan, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pringsewu, Tanggamus, hingga Mesuji," kata Hendra.

Di situasi pandemi sejak Februari lalu, perias pengantin hingga MUA diakuinya merasakan dampak pandemi dimana tidak ada yang menggunakan jasanya.

"Sampai-sampai pada bulan 3 dan 4 lalu, banyak anggota yang beralih profesi menjadi pedagang. Karena tidak ada yang meminta jasa di make-up, tidak ada pendapatan dari permake-up-an," ungkap Hendra.

Pengurus DPD Tiara Kusuma Juandes Solihin Dirangga menambahkan, kini di situasi new normal sudah mulai ada yang menggunakan jasa MUA namun belum untuk resepsi besar.

"Bulan 6 atau 7 mulai ada yang menggelar resepsi walaupun tidak resepsi besar. Meskipun kini kembali ke pembatasan karna kondisinya Bandar Lampung Zona Merah," jelas Rangga.

Jika normalnya dalam sebulan bisa make up wedding 8 sampai 15 kali dalam sebulan. Kini semenjak corona hanya 3 sampai 6 kali dalam sebulan itupun diakuinya dengan harga paket covid menyesuaikan permintaan pasar.

"Karena kondisinya permintaan menurun namun penyedia jasa banyak," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved