Pilkada Bandar Lampung 2020

Ribuan Jajaran Bawaslu Bandar Lampung Akan Ikuti Rapid Test Jelang Pilkada Bandar Lampung 2020

Ribuan orang jajaran Bawaslu Bandar Lampung akan melakukan rapid test Covid-19 jelang gelaran Pilkada Bandar Lampung 2020, pada 26-28 November 2020.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Bawaslu Bandar Lampung
Ilustrasi Bawaslu Bandar Lampung saat melantik pengawas TPS Pilkada Bandar Lampung 2020 beberapa waktu lalu. Ribuan Jajaran Bawaslu Bandar Lampung Akan Ikuti Rapid Test Jelang Pilkada Bandar Lampung 2020. (Dokumentasi Bawaslu Bandar Lampung) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ribuan jajaran Bawaslu Bandar Lampung akan melakukan rapid test Covid-19 jelang gelaran Pilkada Bandar Lampung 2020.

Rencananya rapid test akan dilakukan pada 26-28 November 2020.

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah mengatakan, total ada 2.066 jajarannya yang akan mengikuti rapid test.

"Rinciannya, dari Bawaslu Kota ada 20 orang, komisioner, sekretaris beserta staf."

"Kemudian 126 pengawas kelurahan, 220 dari panwascam dan 1.700 pengawas TPS," ungkap Candrawansah,  Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Debat Publik Pilkada Bandar Lampung 2020 Putaran Kedua Disoroti Bawaslu Bandar Lampung

Baca juga: Segmen Tanya Jawab di Debat Publik Pilkada Bandar Lampung 2020

Candrawansah menuturkan, pihaknya sudah berkirim surat ke Dinas Kesehatan Bandar Lampung untuk melakukan rapid test.

Di mana, kata dia, dalam pelaksanaannya nanti akan dilakukan di puskesmas sesuai wilayah masing-masing.

"Kami ajukan untuk rapid test pada 26-28 November 2020."

"Sepertinya di puskesmas masing-masing, tapi yang jelas pelaksanaannya kami menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan," jelas Candrawansah.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, kegiatan rapid test dilakukan guna mencegah adanya penyebaran Covid-19 di Pilkada Bandar Lampung 2020.

Candra berharap, gelaran rapid test tersebut dapat menekan penyebaran virus corona, di kalangan pengawas pilkada.

"Harapan kami hasilnya nanti nonreaktif semua."

"Tapi kalau ada yang reaktif akan dilakukan swab dan jika positif terpaksa harus karantina," tutur Candrawansah.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved