Densus 88 Amankan Terduga Teroris

Lurah Sidodadi Sebut Pria yang Diamankan Densus 88 di Bandar Lampung Sudah 4 Tahun Jadi Warganya

SG, terduga penganut paham radikalisme, sudah empat tahun tercatat sebagai warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Hanif
Densus 88 Antiteror mengamankan seorang terduga radikalisme di Gang Banten, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, tepatnya belakang Pasar Koga, Jumat (4/12/2020). 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - SG, terduga penganut paham radikalisme, sudah empat tahun tercatat sebagai warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

SG diamankan Densus 88 Antiteror di Gang Banten, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Jumat (4/12/2020)

Lurah Sidodadi Sapto Haryanto mengatakan, SG sudah menjadi warganya sejak tahun 2016.

"Sudah menjadi warga sini empat tahunan. Sebelumnya saya gak tahu tinggal di mana. Tapi sebelum pindah ke Gang Banten, dia di Gang Satria," ujar Sapto, Jumat (4/12/2020).

Sapto mengaku baru mengetahui SG baru diamankan oleh Tim Densus 88 Antiteror.

"Saya juga baru tahu dari ketua RT kalau ada warga yang diamankan Densus 88. Cuma satu orang yang diamankan," tegasnya.

Baca juga: Dikenal Ramah, Pria yang Diamankan Densus 88 di Bandar Lampung Berprofesi sebagai Guru Les Privat

Baca juga: Tak Tahu Ada Rapid Test, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN Bubarkan Kerumunan KPPS

Baca juga: Chord Gitar Lagu New Years Day Taylor Swift, Lirik Lagu New Years Day

Sapto menambahkan, pihaknya tak mengetahui pasti barang apa saja yang diamankan petugas dari rumah SG.

Densus 88 Antiteror mengamankan pria terduga radikalisme di Gang Banten, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Jumat (4/12/2020).
Densus 88 Antiteror mengamankan pria terduga radikalisme di Gang Banten, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Jumat (4/12/2020). (Tribunlampung.co.id/Hanif)

"Karena Pak RT juga gak boleh masuk, jadi gak tahu apa saja yang dibawa," tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan ada penangkapan terduga radikalisme oleh tim Densus 88 Antiteror.

"Memang ada serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Tim Densus 88 Antiteror sejak tanggal 2 Desember, termasuk hari ini. Terkait hal teknis, bisa ditanyakan langsung ke Mabes Polri," tandasnya.

Guru Les Privat

Pria yang diamankan di Gang Banten, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Jumat (4/12/2020), ternyata sosok yang ramah dengan tetangga.

Warga sekitar pun tak menyangka SG diamankan Densus 88 Antiteror lantaran diduga terkait paham radikalisme.

Marzuki, warga setempat, menuturkan, SG dikenal ramah dan rajin ke masjid.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved