Polresta Balam Rilis Akhir Tahun
Tekan Aksi Pencurian, Polresta Bandar Lampung Akan Tingkatkan Forum Komunikasi Masyarakat
Kombes Pol Yan Budi Jaya mengatakan untuk menekan aksi kejahatan khususnya curamor di tahun 2021 pihaknya akan melakukan peningkatan FKM
Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tekan angka pencurian tahun 2021, Polresta Bandar Lampung akan meningkatkan forum komunikasi masyarakat (FKM).
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya mengatakan untuk menekan aksi kejahatan khususnya curamor di tahun 2021 pihaknya akan melakukan peningkatan FKM.
"Kami tingkatkan di forum komunikasi, jadi masyarakat juga ikut serta dalam pengawasan aksi kejahatan ini," ucapnya, Selasa (29/12/2020).
Yan Budi mengatakan hal ini tidak bermaksud menyalahkan masyarakat juga.
Baca juga: Pelanggaran Lalu Lintas di Bandar Lampung Tahun 2020 Turun 51,94 Persen, Didominasi Karyawan Swasta
Baca juga: BREAKING NEWS Masa Pandemi Tingkat Kejahatan di Bandar Lampung Naik 31 Persen
"Bagaimana kami melakukan pengamanan maksimal tetapi masyarakat tidak peduli, maka nanti kami kordinasi dengan semua instansi untuk menegakan upaya preventif dan preentif untuk kejahatan curian motor," tegasnya.
Yan Budi pun memastikan setiap perkara yang sedang tahap penyidikand di Polresta Bandar Lampung di landaskan berdasarkan UU.
"Dan kami selalu berproses dalam kasus, tidak pernah kami hentikan kami selalu koordinasi dengan kejaksaan seperti kasus pak Darusallam masih berproses, tidak dihentikan," tandasnya.
Hadirkan DPO Pembunuhan Kapolsek Blambangan Umpu
Hadirkan sejumlah barang bukti dan tersangka, Satreskrim Polresta Bandar Lampung tunjukkan bos curanmor DPO pembunuhan Kapolsek Blambangan Umpu AKP Wiyono.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana mengatakan dalam ungkap kasus akhir tahun ini pihaknya mengeluarkan lima tersangka pelaku curanmor.
Baca juga: Tidak Ada Rekayasa Lalu Lintas saat Nataru di Bandar Lampung
Baca juga: Diskop dan UKM Lampung Distribusikan 1,3 Juta Masker Kepada Pemkab/Pemkot se-Provinsi Lampung
"Ini salah satu pencuri yang satu TKP dua sampai tiga motor sasaran hostel dan kos masih kami kembangkan, LP ada 12 dengan barang bukti 15 motor di tiga bulan terakhir ini," jelasnya, Selasa (1/29/12/2020).
Masih kata Rezky, satu orang diantaranya ada DPO kaitannya dengan pembunuhan AKP Wiyono.
"Pasca pembunuhan, kemudian dia ini keluar Lampung dan membentuk kelompok curanmor, dia ini yang nyopir mobil dulu," tandasnya.
Sementara DPO pembunuhan AKP Wiyono, Adit (38) mengaku saat peristiwa berdarah itu ia bertugas sebagai sopir.