Curanmor di Lampung Tengah
Pengakuan Pelaku Curanmor Gagal Total di Lampung Tengah
RK bersama rekannya berniat mencuri motor milik Widodo, warga Kampung Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, Sabtu (16/1/2021) lalu.
Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - RK (28), warga Kampung Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, tak pernah menyangka aksi curanmor yang dilakukannya bakal gagal total.
Sudah gagal membawa kabur motor curian, wajahnya juga babak belur karena dihujani pukulan oleh massa.
RK bersama rekannya berniat mencuri motor milik Widodo, warga Kampung Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, Sabtu (16/1/2021) lalu.
Ia mengaku sempat mengancam korban dengan mengunakan sebilah golok.
Baca juga: BREAKING NEWS Gagal Gasak Motor, Pelaku Curanmor asal Terusan Nunyai Babak Belur Dihajar Massa
Baca juga: Apesnya Komplotan Curanmor di Lampung Tengah, Motor Curian Pecah Ban, Motor Pelaku Putus Rantai
Hal itu dilakukan karena panik aksinya dipergoki korban.
"Tiba-tiba waktu saya mau ambil motor, ada pemiliknya bilang supaya motor itu jangan diambil. Lantas saya keluarkan golok," terang RK, Senin (18/1/2021).
RK pun mengancam korban supaya jangan melawan.
Karena takut, korban merelakan motornya dibawa pelaku.
Namun, motor korban pecah ban di tengah jalan.
Baca juga: Kronologi Penangkapan Pelaku Curanmor di Lampung Tengah
Baca juga: Pelaku Penjambretan HP di Lampung Tengah Tertangkap Gara-gara Motor Tertinggal
RK pun meninggalkan motor curian itu di pinggir jalan.
"Saya pindah ke motor kawan, lalu ke arah kampung. Sampai di kampung, udah banyak warga yang mencegat dan mengejar," katanya.
Kronologi Curanmor
Widodo menjelaskan kronologi curanmor yang dialaminya.
Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, korban hendak ke sawah dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat nomor polisi BE 4437 IY.