Bandar Lampung
2 Unit Motor di Langkapura Digasak Maling saat Subuh, Pelaku Rusak Gembok Pakai Cairan Kimia
kedua motor yang parkir di depan rumah Jalan Imam Bonjol, Langkapura, Bandar Lampung ini diperkirakan hilang sekira pukul 04.30 WIB.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Muhammad Joviter
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dua unit sepeda motor, Yamaha Nmax BE 2862 ADK dan Honda Beat BE 2186 AAR dibawa kabur empat pelaku curanmor, Sabtu (23/1/2021).
Informasi dihimpun, kedua motor yang parkir di depan rumah Jalan Imam Bonjol, Langkapura, Bandar Lampung ini diperkirakan hilang sekira pukul 04.30 WIB.
Saat itu pemilik motor sedang tidur sehingga tak mendengar kedatangan pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 orang.
Salah satu korban Bambang Sutadi mengaku tak menyangka bisa kecolongan.
• Jadi Joki Curanmor, Petani di Pringsewu Terancam 7 Tahun Penjara
• Pelaku Curanmor Nekat Gasak Motor di Minimarket Antasari saat Sedang Ramai
Pasalnya, motor ia dan rekannya sudah dilengkapi dengan pengaman ganda yakni rantai dan gembok.
Namun nyatanya, pelaku tak kehabisan akal.
Gembok yang digunakan untuk mengunci bagian ban motor diduga dirusak menggunakan cairan kimia.
"Itu gemboknya bisa lepas, kalau diperhatikan gak rusak gembok nya. Tapi udah gak bisa dipakai lagi kemungkinan dia orang pakai cairan gitu," kata Bambang, Selasa (26/1/2021).
Bambang mengaku pada saat pelaku beraksi, ia dan ketiga orang lainnya di dalam rumah sedang tidur.
Padahal sebelumnya mereka sempat bergadang.
• Polda Lampung Lakukan Penyuntikan Vaksin covid 19 di FTKP Bidokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara.
• Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 26 Januari 2021, Siang hingga Malam Berpotensi Hujan
Ditambah lagi pelaku berusaha masuk ke halaman rumah bertepatan dengan azan subuh.
"Kita di dalam lagi tidur, sama sekali gak dengar suara karena mungkin berbarengan dengan suara adzan," kata Bambang.
Bambang menyebut aksi pelaku terekam CCTV dekat rumah korban.
Dari rekaman CCTV tampak empat orang pelaku datang mengendarai dua sepeda motor.
Menurutnya, dua pelaku turun dan masuk ke halaman. Sementara dua rekan pelaku menunggu di atas motor.
"Sekitar jam 5 lewat setelah azan subuh kita bangun lihat motor udah gak ada, posisi pintu pagar udah kebuka," kata Bambang.
Pencurian sepeda motor disekitar lokasi kejadian sudah sering terjadi.
Karena itu Bambang dan rekannya sudah mengantisipasi dengan memasang kunci pengaman ganda.
Selain menggunakan rantai dan gembok, stang motor korban di kunci ke arah kanan.
"Ya kurang apalagi coba, mungkin memang lagi apesnya," kata Bambang.
Atas kejadian tersebut, korban melaporkan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor ke Mapolsek setempat.
Sementara itu, Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar menyatakan sedang mendalami laporan korban.
Menurut David personil Polsek telah melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV dekat rumah korban.
"Masih dalam penyelidikan. Kami juga masih mendalami keterangan korban dan saksi disekitar TKP," kata Kapolsek.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)