Berita Nasional
Detik-detik Gempa di Majene Terekam Bocah saat Ngevlog: Ma Gempa, Selamatkan Aku
Gempa magnitudo 5,2 kembali mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (3/2/2021) sore.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Gempa magnitudo 5,2 kembali mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (3/2/2021) sore.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut pusat gempa berada di 9 kilometer barat laut Majene dengan kedalaman 18 kilometer.
Berdasarkan informasi BMKG, gempa ini tidak menimbulkan tsunami.
Saat gempa mengguncang, warga segera berhamburan ke luar bangunan. Salah satunya adalah Bupati Majene Lukman.
• Viral 5 Mahasiswa di Lampung Nyalakan Sirine dan Strobo, Ngaku Polisi Takuti Pengguna Jalan
• Pemilik Kucing Tayo Dikejar 2 Pria Berbadan Gempal, Sonia Kini Dijaga 24 Jam
"Saat kejadian, kami sedang mengemasi logistik di pendapa rumah jabatan. Sejumlah pegawai Kabupaten Majene, berhamburan ke lapangan rumah jabatan," ujar Lukman saat dihubungi Kompas.com, Rabu.
Menurutnya, guncangan gempa ini terasa kuat. Ia memastikan kondisi para pengungsi yang terdampak gempa Januari 2021 lalu dalam keadaan aman.
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene Sirajuddin mengatakan guncangan gempa membuat warga panik.
Tonton video beritanya di bawah ini
"Beberapa warga yang sempat pulang ke rumah masing-masing panik, sehingga mereka kembali mengungsi," kata Sirajuddin kepada Kompas.com, Rabu.
Beberapa bangunan ambruk
• Kabur dari Razia Polisi, Pengendara Didenda Rp 250 Ribu hingga Diancam Pasal Percobaan Pembunuhan
• 7 Polisi Lari Ketakutan saat Gerebek Oknum Satpol PP Kasus Narkoba
Dia menyampaikan gempa Rabu sore membuat beberapa bangunan yang sebelumnya hanya mengalami kerusakan kecil saat gempa pada Januari 2021 lalu menjadi ambruk.
Sirajuddin menjelaskan bangunan yang roboh itu berada di Ulumanda dan Malunda.
Dua kecamatan tersebut merupakan daerah terdampak paling parah saat gempa 15 Januari lalu.
"Jadi beberapa laporan dari warga yang tadinya rusak ringan kini rusak berat. Itu terjadi di Kecamatan Ulumanda dan Malunda," terangnya, Rabu sore.
Hingga kini, BPBD Majene telah melakukan peninjauan ke beberapa lokasi yang terdampak gempa M 5,2, sambil mencatat jumlah bangunan yang ambruk.