Kasus Suap Lampung Tengah

Sony Adiwijaya Mengaku Diperintah Mustafa Cari Biaya untuk Ikut Pilgub Lampung

Sony Adiwijaya mengaku diperintah oleh Mustafa untuk mencari dana guna membiayai Pilgub Lampung 2018.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
Sony Adiwijaya menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi dengan terdakwa eks Bupati Lampung Tengah Mustafa di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sony Adiwijaya mengaku diperintah Mustafa untuk mencari dana guna membiayai Pilgub Lampung 2018.

Kesaksian itu dilontarkan Sony dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi dengan terdakwa Mustafa, eks Bupati Lampung Tengah, di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (4/2/2021).

Dalam kesaksiannya, Sony mengaku berteman dengan Mustafa semasa kuliah.

"Lantas kaitannya dengan Mustafa selaku Bupati Lampung Tengah?" sela jaksa KPK Feby Dwiyandospendy.

Mustafa Siap Beberkan Puluhan Aktor yang Terima Aliran Dana Fee Proyek di Lampung Tengah

BREAKING NEWS 2 Saksi Duduk di Kursi Pengunjung, Majelis Hakim: Anda Bisa Jadi Terdakwa

"Saya pernah bertemu saat (Mustafa) menjabat (Bupati Lampung Tengah) saat halal bihalal Idul Fitri tahun 2017," jawab Sony.

Sony Adiwijaya mengaku diperintah Mustafa untuk mencari dana guna membiayai Pilgub Lampung 2018.
Sony Adiwijaya mengaku diperintah Mustafa untuk mencari dana guna membiayai Pilgub Lampung 2018. (Tribunlampung.co.id / Deni Saputra)

Pertemuan itu terjadi di kediaman pribadi Mustafa di Kedaton, Bandar Lampung.

Sony menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Mustafa memberikan informasi bahwa ada kegiatan pembangunan di Lampung Tengah.

"Apakah ada juga pembicaraan persoalan pencalonan diri sebagai gubernur?" tanya Feby lagi.

"Tidak bicara secara detail dengan saya. Hanya sepintas," jawab Sony.

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini Kamis 4 Februaari 2021

Ketua DPC PKB Bandar Lampung Juanda: Politik Jangan Mengesampingkan Kemanusiaan

Feby kemudian mengingatkan keterangan Sony dalam BAP penyidik terkait tujuannya dalam halal bihalal tersebut untuk kepentingan politik.

"Waktu itu diminta sebagai kader partai untuk membentuk tim relawan (pemenangan Pilgub Lampung). Dan, saat itu diminta bertemu Taufik Rahman, Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah," beber Sony.

Feby tak puas dengan jawaban tersebut.

Menurutnya, Sony berkilah dengan tak mau mengakui tujuannya menemui Taufik untuk membicaran setoran fee proyek untuk membiayai Pilgub Lampung.

"Masa gak tahu. (Dalam BAP) Kan dalam obrolan itu (Mustafa) bilang kalau politik butuh biaya. Kamu jawab, 'Kok mahal juga ya politik." Makanya kamu ketemu dengan Taufik," jelas Feby sembari menunjuk berkas pemeriksaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved