Breaking News:

Lampung Selatan

Kejari Lampung Selatan Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan dan Pemasangan LPJU di Natar

Hutamrin mengatakan, kegiatan pemeliharan dan pemasangan LPJU di wilayah Kecamatan Natar tahun 2016 ini memiliki pagu anggaran Rp 977,9 juta lebih.

Tribunlampung.co.id/Dedi
Kepala Kejari Lamsel, Hutamrin saat ekspose penetapan tersangka dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan LPJU di Dinas Perkim Lampung Selatan tahun 2016. Kejari Lampung Selatan Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan dan Pemasangan LPJU di Natar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Kejaksaan Negeri Lampung Selatan menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan di wilayah Kecamatan Natar pada tahun 2016 lalu di Dinas Perumahan dan Pemukiman Lampung Selatan.

Kepala Kejari Lampung Selatan, Hutamrin mengatakan, kegiatan pemeliharan dan pemasangan LPJU di wilayah Kecamatan Natar tahun 2016 ini memiliki pagu anggaran Rp 977,9 juta lebih.

Menurut dirinya, tim penyidik Kejari Lampung Selatan telah memeriksa 21 orang saksi dan 2 orang ahli serta melakukan pengecekan di lapangan.

“Berdasarkan fakta-fakta penyidikan, telah cukup kuat dan telah cukup alat bukti untuk ditetapkannya tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada pengadaan dan pemasangan LPJU di wilayah Natar tahun 2016 lalu tersebut,” ujar Hutamrin saat ekspose, Rabu (10/2/2021).

Kasus Korupsi RSUD Pringsewu, Direktur PT Kademangan Kembalikan Kerugian Negara Rp 10 Juta

Dugaan Korupsi DAK Rp 49 Miliar, Kadisdik Tuba Nazzarudin Tidak Terima Pendampingan Hukum

Dirinya mengatakan, ada 2 orang tersangka yang ditetapkan.

Pertama inisial LI, yang merupakan PPK pelaksana kegiatan.

Lalu TP, mantan sekretaris Dinas Perkim pada tahun 2016.

Hutamrin menegaskan, pihaknya segera akan kembali memanggil tersangka yang telah ditetapkan dan juga saksi-saksi oleh penyidik.

“Semoga tim penyidik, saksi dan juga tersangka yang telah ditetapkan dalam keadaan sehat. Tidak dalam terpapar covid-19. Sehingga proses hukum dalam kasus ini bisa berjalan,” ujar dirinya.

Hutamrin menambahkan, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan LPJU di wilayah Kecamatan Natar tahun 2016 lalu di Dinas Perkim ini, untuk kerugian Negara masih belum selesai dihitung oleh BPKP selaku lembaga yang berwenang.

Warga Lampung Selatan Serahkan 2 Buaya Muara Anakan ke BKSDA

Mengaku Ingin Usir Setan di Dalam Tubuh, Petani di Lampung Selatan Cabuli Anak di Bawah Umur

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved