Breaking News:

Pilkada Lampung Selatan 2020

KPU Lampung Selatan Tunggu Salinan Dismissal MK untuk Penetapan Paslonkada Terpilih

Salinan putusan MK ini akan menjadi dasar bagi KPU untuk menetapkan paslon nomor urut 1 yang meraih suara terbanyak pada Pemilukada serentak Desember

Dokumentasi
Komisioner KPU Lampung Selatan bidang hukum, Mislamudin. KPU Lampung Selatan Tunggu Salinan Dismissal MK untuk Penetapan Paslonkada Terpilih 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan, akan menunggu salinan dari putusan Mahkamah Konstitusi untuk perkara sengketa hasil pemilukada Kabupaten Lampung Selatan pada Desember 2020 lalu.

Salinan putusan MK ini akan menjadi dasar bagi KPU untuk menetapkan paslon nomor urut 1 yang meraih suara terbanyak pada Pemilukada serentak Desember lalu, sebagai paslon terpilih.

“Bila putusan dismissal MK menyatakan tidak menerima permohonaan pemohon. Dalam surat KPU nomor : 152 pada poin 3 dinyatakan, KPU segera menetapkan paslon terpilih paling lama 5 hari setelah putusan dismissal MK yang diterima,” kata Komisioner KPU Lampung Selatan bidang hukum, Mislamudin melalui pesan WA-nya kepada Tribunlampung, Senin (15/2/2021).

Dirinya menegaskan, sidang perkara permohonan sengketa pemilukada serentak di Kabupaten Lampung Selatan yang diajukan paslon nomor urut 2, Toni Eka Candra dan Antoni Imam.

Baca juga: MK Tolak Gugatan Hipni-Melin untuk Pilkada Lampung Selatan 2020

Baca juga: Jabatan Berakhir 17 Februari, hingga Kini Belum Ada Plh Bupati di Lampung Selatan

Serta paslon nomor urut 3, Hipni dan Melin Hariyani Wijaya hari ini sudah sidang putusan dissmisal.

Mislamudin mengatakan, kedua permohonan gugatan sengketa untuk paslon nomor urut 2 perkara nomor 61 dan untuk paslon nomor urut 3, perkara nomor 47 telah selesai.

MK menyatakan permohonan pemohon dari paslon nomor urut 2 dan paslon nomor urut 3 tidak dapat diterima.

“Sidang putusan dismissal-nya sudah selesai. Baik perkara nomor 47 untuk paslon nomor urut 3, Hipni-Melin dan perkara nomor 61 untuk paslon Toni-Antoni, MK menyatakan permohonan kedua paslon tidak dapat diterima,” ujar Mislamudin.

Dirinya menambahkan, nantinya setelah salinan putusan dismissal MK diterima, KPU Lampung Selatan segera akan menggelar pleno penetapan paslon terpilih.

Nantinya hasil pleno penetapan ini akan disampaikan ke DPRD Lampung Selatan.

Baca juga: 365 ASN di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan Pensiun Tahun Ini, Paling Banyak Guru

Baca juga: Ratusan Hektar Sawah di Lampung Selatan Terendam Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Selanjutnya, nanti DPRD Lampung Selatan akan menyampaikan ke Gubernur Lampung untuk kemudian dilanjutkan ke Kemendagri guna penerbitan SK pengangkatan/pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih.

( Tribunlampung.co.id / Dedi Sutomo )

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved