Breaking News:

UMKM Lampung

Kuliner Lampung, Sate Kambing ala Sate Telaten Mesuji Dagingnya Segar dan Empuk

Menurut Samiri (34) pemilik warung Sate Telaten, bahan baku daging untuk pembuatan sate harus benar-benar segar.

Tribunlampung.co.id/Rangga
Sate Kambing dan sate ayam di Warung Sate Telaten, dekat Pasar Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji. Kuliner Lampung, Sate Kambing ala Sate Telaten Mesuji Dagingnya Segar dan Empuk 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Miliki tekstur daging yang empuk, Warung Sate Telaten yang sudah berdiri sejak 2007 banyak diminati pembeli.

Ditambah bumbu kacang dengan taburan irisan bawang merah dan cabai rawit menambah rasa nikmat sate kambing di warung Sate Telaten.

Menurut Samiri (34) pemilik warung Sate Telaten, bahan baku daging untuk pembuatan sate harus benar-benar segar.

"Jadi sate yang dibakar akan terasa enak, lembut dan empuk," ujar bapak tiga anak tersebut, Jumat 26 Februari 2021.

Baca juga: Kuliner Lampung, Juadah Kelapa Kukus Dijual Mulai Rp 28 Ribu per Kotak, Yuk Cobain

Baca juga: Kuliner Lampung, Bakso Tumpeng Suranti Ranti Tawarkan Berbagai Menu Bakso Unik Mulai Rp 10 Ribu

Lokasi warung Sate Telaten sendiri, berada di dekat Pasar Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.

Tepatnya di samping Kantor Pos Pasar Simpang Pematang.

Untuk harganya sendiri sate ayam dibandrol Rp 25 ribu per porsi, sate kambing Rp 25 ribu per porsi.

Selain sate ada menu lainya yakni gulai dibandrol Rp 25 ribu per porsi ditambah dengan es teh.

Warung Sate Telaten mulai buka lapak di pagi hari pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Pria kelahiran 1973 tersebut menambahkan jika sebelum pandemi Covid-19 melanda, dalam sehari warung Sate Telaten dapat menghabiskan satu ekor kambing muda.

Baca juga: Bupati Mesuji Resmikan Peletakan Tiang Pancang Pertama Pembangunan Masjid Agung dan Wisata Religi

Baca juga: Pempek Kulit Krispi Jadi Menu Andalan Warung Pempek 99 di Mesuji, Mau Coba?

Sedangkan saat ini, menurutnya hanya habis 7 kg daging bahkan hanya 5 kg daging ayam dan kambing setiap harinya.

Meskipun demikian, ia telah mengatur bahan baku daging kambing maupun ayam tersebut agar setiap harinya tetap habis.

( Tribunlampung.co.id / Rangga Yusuf )

Penulis: M Rangga Yusuf
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved