Curanmor di Bandar Lampung
Pengakuan 2 Remaja Jadi Pelaku Curanmor di Bandar Lampung: Berangkat Siang, Sore Beraksi
Dua remaja yang menjadi tersangka pencurian sepeda motor, Agus Kuncoro (19) dan M Fredi (18), kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Sukarame.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dua remaja yang menjadi tersangka pencurian sepeda motor, Agus Kuncoro (19) dan M Fredi (18), kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Sukarame.
Kedua warga Gunung Sugih Besar, Sekampung Udik, Lampung Timur yang diamankan sejak Kamis (4/3/2021) ini mengakui perbuatannya.
Tersangka Agus Kuncoro mengaku sebagai eksekutor dari 3 TKP pencurian yang dilakukan bersama Fredi.
Sebelum menyasar motor korban, Agus mengaku memantau terlebih dahulu lokasi sekitar motor yang akan disasar.
Baca juga: BREAKING NEWS Polsek Sukarame Ciduk Dua Pelaku Curanmor asal Lampung Timur
Baca juga: Masih Remaja, Salah Satu Pelaku Curanmor Diserahkan Orangtua ke Polisi
"Jadi kita muter-muter cari motor yang aman. Setelah ada, baru saya turun mendekati motor korban," kata Agus, Jumat (5/3/2021).

Agus menjelaskan, setiap beraksi mereka selalu berboncengan.
Sementara Fredi berperan sebagai joki.
Keduanya datang langsung dari kampung halaman menuju Bandar Lampung untuk mencari mangsa.
"Gak nentu, kadang berangkat dari rumah siang, sore baru nyuri. Kalau sampe di Bandar Lampung malam, malam baru beraksi," kata Agus.
Agus menyebut kunci T tersebut milik Fredi.
Namun ia mengakui yang berperan sebagai eksekutor atau merusak kontak motor korban.
"Kunci T itu punya Fredi. Tapi biasanya kunci itu saya selipkan di kantong celana," kata Agus.
Setelah mendapatkan motor korban, para pelaku langsung membawa kabur motor tersebut ke kampung halamannya.
Meski tak disebutkan nominal harga penjualan motor tersebut, Agus mengaku hasil penjualan dibagi rata dengan rekannya.
"Jual buat makan, karena saya belum punya kerjaan tetap," kata Agus.