Breaking News:

Pesisir Barat

Angin Kencang Rusak 42 Rumah Warga di Pesisir Barat, Gedung Perpustakaan SD Roboh

Terjadi bencana angin kencang atau puting beliung di Pekon Way Sindi Hanuan, Karya Penggawa, Pesisir Barat Minggu (7/3/2021) sekira pukul 19.15 WIB.

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Nanda Tizar
Kondisi gedung perpustakaan SD di Pesisir Barat yang roboh akibat terjangan angin kencang. Terjadi bencana angin kencang atau puting beliung di Pekon Way Sindi Hanuan, Karya Penggawa, Pesisir Barat Minggu (7/3/2021) sekira pukul 19.15 WIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESISIR BARAT - Terjadi bencana angin kencang atau puting beliung di Pekon Way Sindi Hanuan, Karya Penggawa, Pesisir Barat Minggu (7/3/2021) sekira pukul 19.15 WIB.

Akibat bencana tersebut, sebanyak 42 rumah warga setempat rusak.

Sekretaris BPBD Pesisir Barat Mirza Sahri mendampingi Kepala BPBD Pesisir Barat Syaifullah membenarkan terjadinya bencana angin kencang atau puting beliung tersebut.

"Tadi (Minggu) malam, terjadi bencana angin puting beliung yang merusak 42 rumah warga dan fasilitas umum."

Baca juga: Pemkab Pesisir Barat Bentuk Satgas Penanganan Covid-19 di Tingkat Kecamatan dan Pekon

Baca juga: Plh Bupati Pesisir Barat Hadiri Rapat Evaluasi Satgas Covid 19 Tingkat Kecamatan dan Pekon

"Termasuk, gedung perpustakaan SD Negeri 88 Krui roboh," kata Mirza Sahri, Senin (8/3/2021).

Menurut Mirza, sebanyak 29 rumah alami rusak ringan.

"Sedangkan 13 rumah mengalami rusak berat," tambah Mirza Sahri.

Kondisi gedung perpustakaan SD di Pesisir Barat yang roboh akibat terjangan angin kencang. Terjadi bencana angin kencang atau puting beliung di Pekon Way Sindi Hanuan, Karya Penggawa, Pesisir Barat Minggu (7/3/2021) sekira pukul 19.15 WIB.
Kondisi gedung perpustakaan SD di Pesisir Barat yang roboh akibat terjangan angin kencang. Terjadi bencana angin kencang atau puting beliung di Pekon Way Sindi Hanuan, Karya Penggawa, Pesisir Barat Minggu (7/3/2021) sekira pukul 19.15 WIB. (Tribunlampung.co.id/Nanda Tizar)

Mirza menyampaikan, sampai saat ini tidak ditemukan korban jiwa akibat bencana angin puting beliung tersebut.

"Saat ini, warga yang terdampak mengungsi ke rumah kerabatnya," ucap Mirza Sahri.

"Tapi, ada juga yang masih tinggal di rumahnya, karena rumahnya tidak begitu parah kerusakannya," tambah dia.

Baca juga: Plh Bupati Pesisir Barat Hadiri Acara Launching Kampung Tangguh Nusantara Kecamatan Krui Selatan

Baca juga: 18 Pokdakan di Pesisir Barat Diusulkan Dapat Bantuan Bibit dan Pakan

Akibat cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi yang akhir-akhir terjadi di wilayah Pesisir Barat, Mirza memberikan imbauannya kepada masyarakat.

"Karena cuaca akhir-akhir ini kurang baik, maka saya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan tetap berada di rumah ketika cuaca sedang buruk," imbau Mirza Sahri.

"Kami dari pihak BPBD selalu berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat mengenai penanggulangan bencana," tandas Mirza Sahri.

( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved