Breaking News:

Bandar Lampung

Ombudsman Lampung Buka Posko Pengaduan Bagi Siswa Tidak Mampu

Saat ini maraknya keluhan masyarakat terkait sumbangan sekolah yang dianggap memberatkan oleh sebagian besar wali murid. 

Tribunlampung.co.id/Bayu
Ketua MKKS SMA se-Lampung Suharto. Ombudsman Lampung Buka Posko Pengaduan Bagi Siswa Tidak Mampu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung membuka posko pengaduan bagi siswa kurang mampu secara ekonomi.

Hal tersebut disampaikan oleh Nur Rakhman Yusuf, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (9/3/2021) dalam siaran persnya. 

Saat ini maraknya keluhan masyarakat terkait sumbangan sekolah yang dianggap memberatkan oleh sebagian besar wali murid. 

"Ya kami membuka posko pengaduan untuk menjaring keluhan masyarakat terkait sumbangan dan pungutan sekolah, terutama bagi masyarakat kurang mampu secara ekonomi" kata Nur.

Terkait sumbangan dan pungutan sekolah ini sebenarnya bukan permasalahan baru bagi Ombudsman.

Mengingat berbagai upaya sudah dilakukan salah satunya pernah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait sumbangan dan pungutan di SMK Negeri 5 Bandar Lampung pada tahun 2019.

Dengan berakhir pada pengembalian dana yang sudah dipungut kepada wali murid.

Seharusnya itu menjadi proses pembelajaran untuk Disdikbud Lampung dalam melakukan evaluasi internal.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dugaan sementara pihak satuan pendidikan menyatakan bahwa yang mereka lakukan adalah bukan pungutan tapi sumbangan. 

Namun dugaan yang terjadi praktik penarikan pungutan yang dilakukan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Halaman
1234
Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved