Breaking News:

Kasus Suap Lampung Tengah

Kontraktor Bachtiar Gunawan Sebut Dulu Tak Ada Ijon Proyek di Lampung Tengah

M Bachtiar Gunawan menyebut sebelumnya tak ada sistem ijon alias setoran fee untuk mendapatkan proyek di Lampung Tengah.

Tribunlampung.co.id / Hanif
Tiga saksi hadir dalam persidangan perkara dugaan suap dan gratifikasi Lampung Tengah di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kontraktor bernama M Bachtiar Gunawan menyebut sebelumnya tak ada sistem ijon alias setoran fee untuk mendapatkan proyek di Lampung Tengah.

Menurut Direktur CV Bintang Persada Jaya ini, yang ada hanyalah uang terima kasih.

Bacthiar mengaku mendapatkan pekerjaan di Lampung Tengah dari tahun 2012.

"Dulu gak ada ijon (setor fee sebelum pekerjaan). Jadi biasanya saya hanya numbur paket, asal-asal," kata Bachtiar saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap dan gratifikasi Lampung Tengah di PN Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Gunadi Ibrahim Tak Hadiri Sidang Mustafa karena Stroke

Baca juga: Setor Fee Rp 900 Juta, Kontraktor Ini Tak Dapat Proyek di Lampung Tengah

"Terus ini di BAP usai membuat jalan saya setorkan uang Rp 50 juta ke Aris Sunandar?" tanya JPU KPK Taufiq Ibnugroho.

"Oh ya, itu bukan ijon. Itu tanda terima kasih saya karena dapat pekerjaan," jawabnya.

Namun pada tahun 2017, Bachtiar memgaku mendapat tawaran pekerjaan dari Rusmaladi alias Ncus untuk alokasi tahun 2018.

"Anggaran yang saya serahkan Rp 750 juta untuk pekerjaan Rp 3,5 miliar," bebernya.

Bachtiar menyerahkan uang tersebut ke Rusmaladi alias Ncus sebanyak tiga tahap.

"Pertama Rp 350 juta, kedua Rp 50 juta, dan Rp 300 juta," tutupnya.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved