Breaking News:

Sidak Sembako di Pringsewu

Daging Sapi Beku Dijual Rp 110 Ribu per Kg, Asisten II: Ancam Pasar Ternak Sapi Pringsewu

Penimbunan daging sapi beku yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Pringsewu mengancam pasar ternak sapi di Bumi Jejama Secancanan.

Tribunlampung.co.id / Robertus Didik
Asisten II Pemkab Pringsewu Masykur Hasan memimpin sidak usaha pembekuan daging di Kelurahan Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Penimbunan daging sapi beku yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Pringsewu mengancam pasar ternak sapi di Bumi Jejama Secancanan.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Pemkab Pringsewu Masykur Hasan mengatakan, daging sapi impor dari daerah lain lebih murah harganya.

"Jangan sampai penumpukan daging ini mematikan pasar ternak sapi kita, karena itu lebih murah," ujar Masykur saat memimpin sidak usaha pembekuan daging di Kelurahan Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu, Senin (3/5/2021).

Ditambahkan Masykur, harga daging sapi di pasaran kali ini berkisar Rp 130 ribu-Rp 140 ribu per kg.

Sementara di tempat pembekuan daging itu hanya Rp 110 ribu per kg.

Baca juga: BREAKING NEWS Pemkab-BBPOM Temukan Usaha Pembekuan Daging tanpa Izin di Pringsewu

Masykur mengaku akan mempelajari mekanisme usaha pembekuan daging tersebut.

Tak Berizin

Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan BBPOM Bandar Lampung mendapati usaha pembekuan daging tanpa izin di Kelurahan Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Jelang Ramadan 2021, Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Bandar Lampung Naik Rp 10 Ribu per Kg

Dalam sidak tersebut, petugas juga mendapati berton-ton daging sapi beku di dalam feezer besar.

Daging yang ada di tempat penyimpanan itu diduga berasal dari Jakarta.

Halaman
123
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved