Breaking News:

Larangan Mudik di Lampung

PT KAI Kurangi Frekuensi KA Rajabasa dan Kuala Stabas

PT KAI Divre IV Tanjungkarang memastikan perjalanan dengan menggunakan kereta api hanya untuk keperluan mendesak.

Tribunlampung.co.id / Deni
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengecek kondisi KA Kuala Stabas di Stasiun Tanjungkarang, Bandar Lampung, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - PT KAI Divre IV Tanjungkarang memastikan perjalanan dengan menggunakan kereta api hanya untuk keperluan mendesak.

Artinya, pengoperasian kereta api bukan untuk keperluan mudik.

Selain itu, PT KAI juga mengurangi frekuensi KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas.

Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang M Saiful Alam mengatakan, hal itu sesuai surat edaran DJKA HK 701 tanggal 30 April 2021 tentang pengoperasian perjalanan kereta api dalam masa peniadaan mudik tahun 2021.

“Mulai 6 Mei hingga waktu yang telah ditentukan, pengoperasian perjalanan kereta api hanya untuk keperluan mendesak," kata Saiful Alam, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Gubernur Arinal Pantau Persiapan Larangan Mudik di Lampung

Keperluan mendesak yang dimaksud, terus dia, seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, atau kunjungan keluarga meninggal.

Sementara ibu hamil didampingi satu orang anggota keluarga.

“Kepentingan nonmudik tertentu lainnya dilengkapi surat keterangan kades atau lurah setempat,” imbuhnya.

Menurutnya, hal itu juga sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Idul Fitri 1442 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Baca juga: Jelang Larangan Mudik, Gubernur Arinal Cek Kesiapan Personel

Saiful memastikan, KA Rajabasa hanya beroperasi satu kali sehari.

Halaman
123
Penulis: Bayu Saputra
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved