Breaking News:

Pringsewu

Warga Pringsewu Masih Abai Protokol Kesehatan, 45 Orang Terjaring Operasi Tidak Pakai Masker

Sejumlah warga di Kabupaten Pringsewu masih ada yang abai dengan protokol kesehatan. 

Tribun Lampung/R Didik Budiawan
Petugas Satgas Covid-19 Kecamatan Pagelara Kabupaten Pringsewu menggelar operasi yustisi di Pasar Pamenang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sejumlah warga di Kabupaten Pringsewu masih ada yang abai dengan protokol kesehatan

Ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang terjaring operasi yustisi  di Pasar Pamenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Senin, 10 Mei 2021. 

Operasi dilaksanakan oleh Satgas pencegahan Covid-19 Kecamatan Pagelaran dengan melibatkan puluhan personel gabungan, Polri dan TNI,  tenaga kesehatan, dan petugas Kecamatan Pagelaran.

Kapolsek Pagelaran AKP Safri Lubis memimpin operasi yustisi didampingi Camat Pagelaran Bahrudin.
"Operasi digelar selama dua jam, dan berhasil menjaring 45 orang pelanggar yang abai protokol kesehatan," ujar Safri, Senin.

Baca juga: Operasi Yustisi, Polres Way Kanan Sidak di Pasar KM 2 Blambangan Umpu

Ditambahkan Safri, pengabaian protokol kesehatan oleh masyarakat, mayoritas tidak menggunakan masker saat berada di tempat keramaian.

Dia menuturkan, aktivitas warga jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah meningkat. Terutama warga yang mencari kebutuhan lebaran.

Menurut dia berkumpulnya masyarakat di pusat keramaian juga berpotensi tinggi terhadap penyebaran Covid-19.

"Kami bersama pihak terkait berupaya melakukan monitoring sekaligus pencegahan melalui kegiatan operasi yustisi di Pasar Pamenang" tuturnya.

Baca juga: Polres Way Kanan Gelar Operasi Yustisi dan Cek Harga Sembako di Pasar

Petugas gabungan juga memberi imbauan kepada pengunjung pasar agar taat protokol kesehatan. Imbauan itu disampaikan melalui pengeras suara.

Selanjutnya, masyarakat yang terjaring karena tidak taat prokes langsung didata dan  dilakukan penindakan/saksi di tempat.

"Dari 45 pelanggar yang terjaring, 15 orang diberi sanksi fisik push-up, 6 mengucapkan teks Pancasila, 4 orang menyanyikan lagu nasional dan 20 orang lainya diberikan sanksi teguran" tegas Safri.

Camat Pagelaran Bahrudin menyampaikan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berbasis skala mikro (PPKM Mikro) yaitu hingga tingkat RT/RW untuk pengendalian Covid-19. 

"TNI Polri bersama pemerintah daerah akan gencar perketat PPKM Mikro. Harapan kita di wilayah Kabupaten Pringsewu bisa kembali menuju zona hijau," ungkapnya.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved