Breaking News:

UMKM Lampung

Kuliner Lampung, Martabak Anto Tawarkan Aneka Rasa, Harga Merakyat Mulai Rp 6 Ribuan

"Saya jual martabak aneka jenis rasa. Ada cokelat, stroberi, kacang, keju. Kita harga merakyat. Mulai Rp 6 ribuan"

Tribunlampung.co.id/Indra
Martabak Anto di jalan Ahmad Yani depan Apotek Melati. Kuliner Lampung, Martabak Anto Tawarkan Aneka Rasa, Harga Merakyat Mulai Rp 6 Ribuan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Meski pandemi Covid-19 memberi dampak besar terhadap para pelaku usaha, Aidil Mariyanto tetap semangat dan optimistis situasi akan kembali normal.

"Kita yang usaha kecil gini, kaki lima, ya kerasa banget ya. Apalagi pas awal-awal pandemi itu. Sepi. Dagangan enggak laku. Karena kita kan bergantung pada ramai orang," tukasnya yang sehari-hari menggelar lapak martabak di Ahmad Yani, Senin (17/5/2021).

Pria yang akrab disapa Anto ini mengaku sudah 14 tahun berjualan martabak.

Karenanya ia tak gentar menghadapi pandemi Covid-19, meski secara pemasukan berkurang drastis.

"Kalau dulu kita bisa habis 5 kilogram adonan. Ya sekarang sudah setahun ini, laku 3 kilo saja sudah bersyukur. Mau gimana lagi. Covid ini kan sampai ke luar negeri juga terdampak semua. Kita enggak boleh ngeluh dan menyalahkan keadaan," tuturnya.

Pria 33 tahun yang mengikuti jejak orangtuanya jualan martabak ini berharap pandemi di Bumi Sai Wawai segera berakhir dalam waktu dekat.

Baca juga: Kuliner Lampung, Es Campur Pak Mamat Isinya Banyak Manisnya Pas, Cuma Rp 10 Ribu per Cup

Sehingga perekonomian bisa kembali sedia kala.

"Alhamdulillah bulan puasa kemarin agak lumayan. Ya itu juga ngingetin kita sudah genap setahun terdampak pandemi covid-19. Saya jual martabak aneka jenis rasa. Ada cokelat, stroberi, kacang, keju. Kita harga merakyat. Mulai Rp 6 ribuan," ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah dapat memerhatikan para pelaku usaha kecil atau pedagang kaki lima.

Pasalnya, Anto mengaku sudah tiga gelombang mengajukan BLT UMKM, namun belum juga dapat. 

"Padahal usaha saya nyata, ada, dan sangat terdampak. Tidak hanya saya saja, pedagang kaki lima lain juga merasakan dampak yang sama," tuntasnya. 

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved