Bandar Lampung

Polsek Sukarame Amankan Seorang Buronan Pelaku Curanmor

Jajaran Polsek Sukarame mengamankan seorang tersangka pelaku pencurian sepeda motor alias curanmor.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito memberikan keterangan terkait diamankannya seorang buronan pelaku curanmor 

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jajaran Polsek Sukarame mengamankan seorang tersangka pelaku pencurian sepeda motor alias curanmor. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur, karena pelaku sempat berupaya melarikan diri.

Tersangka yang diamankan berinisial NR (19) warga Marga Sekampung, Lampung Timur.

Tersangka sempat berupaya melarikan diri saat hendak diamankan di kediamannya pada Sabtu (5/6/2021) kemarin. Polisi pun terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menyatakan, tersangka diamankan setelah kurang lebih satu tahun buron.

Tersangka terlibat curanmor di wilayah hukum Polsek Sukarame pada 19 Juli 2020 silam.

"TKP curanmor yang dilakukan tersangka ini di Perum Korpri Blok D7 No 1, Korpri Raya Kecamatan Sukarame," kata Warsito, Minggi (6/6/2021).

Baca juga: Selain Curanmor, 2 Pria Ini juga Diduga Gasak Emas di Rumbia

Pencurian yang dilakukan tersangka NR dan rekannya IM (DPO) menyebabkan korban Yanti Ridawati (44) kehilangan satu unit Honda Revo Fit warna Hitam, BE 4831 YV.

Setelah melakukan penyelidikan, aparat kepolisian akhirnya mengetahui keberadaan para pelaku.

Warsito menambahkan, pihaknya terpaksa memberi tindakkan tegas dikarenakan adanya perlawanan aktif dari tersangka.

"Satu orang tersangka sudah kita amankan, sementara rekan nya inisial IM tidak berada di tempat," ujarnya

Bersamaan dengan tersangka, jajaran Polsek Sukarame juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya BPKB Honda Revo Fit BE 4831 YV, satu unit Honda Genio warna merah dan satu senjata tajam jenis pisau.

Dari hasil interogasi petugas, tersangka mengakui sudah lebih dari 10 kali melakukan pencurian sepeda motor. Keduanya menjadi menjadi pelaku curanmor lintas kabupaten.

"Dua kali di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, salah satunya LP yang masuk di kami (Polsek Sukarame)," terang Warsito.

Sementara itu, tersangka Novi mengakui 10 TKP curanmor dilakukan ia bersama rekannya di wilayah hukum Polres Metro.

"Satu kali di Merbau Mataram, Lampung Selatan," kata NR..

Saat beraksi dirinya mengaku sebagai joki. Sementara yang melakukan eksekusi adalah rekannya berinisial IM.

NR mengaku kerap menyasar motor korban yang ada di sekitar lokasi parkiran pertokoan.

Setelah mengintai lokasi sekitar, barulah rekan nya turun dari motor dan mengeksekusi motor korban.

"Sekali turun (beraksi) biasa berdua. Saya nunggu di motor sambil ngawasin lokasi sekitar," kata NR. (Tribun Lampung.co.id/Muhammad Joviter)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved