Breaking News:

Tulangbawang

Petambak Dipasena Tulangbawang Punya 7 Ekskavator, 1 Unit Seharga Rp 1,6 Miliar

Para petambak Dipasena Tulangbawang sejauh ini sudah memiliki 7 unit ekskavator. Terbaru, satu unit ekskavator baru saja tiba seharga Rp 1,6 miliar.

Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Ilustrasi ekskavator. Para petambak Dipasena Tulangbawang sejauh ini sudah memiliki 7 unit ekskavator. Terbaru, satu unit ekskavator baru saja tiba seharga Rp 1,6 miliar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Para petambak Dipasena Tulangbawang sejauh ini sudah memiliki tujuh unit ekskavator. Terbaru, satu unit ekskavator baru saja tiba seharga Rp 1,6 miliar.

Para petambak Dipasena di Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang membeli satu unit ekskavator seharga Rp 1,6 miliar melalui swadaya para petambak.

Ekskavator jenis long arm Sumitomo SH 210 LC ini telah sampai di Sekretariat Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW) Dipasena, Jumat (18/6/2021) malam.

Ketua P3UW Suratman menuturkan, swadaya untuk membeli ekskavator itu telah digulirkan petambak sejak 2013 lalu.

Hal ini sebagai keseriusan petambak Dipasena untuk kembai bangkit, menggeliatkan areal tambak udang yang pernah mendapat predikat terbesar di Asia Tenggara pada medio 90-an ini.

Baca juga: Petambak Dipasena Tulangbawang Beli Ekskavator Rp 1,6 Miliar, Idealnya Butuh 16 Unit

Baca juga: Petambak Dipasena Tulangbawang Beli Ekskavator Harga Rp 1,6 Miliar, Hasil Swadaya

Swadaya masyarakat petambak ini, kata Suratman, telah berhasil menghimpun dana untuk program revitalisasi mandiri infrastruktur pengairan Dipasena.

"Satu di antaranya untuk pembelian alat berat."

"Ini (alat berat) menjadi ujung tombak untuk merehabilitasi saluran-saluran perairan di seluruh kawasan pertambakan bumi Dipasena," kata Suratman, Senin (21/6/2021).

Ia menyebut, sampai saat ini dana yang terkumpul dari program swadaya masyarakat petambak mencapai Rp 24 miliar lebih.

Dana tersebut pergunakan untuk pembiayaan pengerjaan revitalisasi mandiri infrastruktur serta pembelian enam unit alat berat.

Baca juga: Saluran Irigasi Tambak Dipasena Tulangbawang Butuh Pengerukan karena Alami Pendangkalan

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved