Breaking News:

Kasus Rudapaksa di Pringsewu

Modus Pelatih Kuda Kepang di Pringsewu Rudapaksa Anak Didiknya, Janji Beri Ilmu

A (50), seorang pelatih kuda kepang pelaku rudapaksa anak didik yang masih di bawah umur, mengakui perbuatannya.

Dokumentasi Humas Polres Pringsewu
Seorang pelatih kuda kepang di Pringsewu mengaku rudapaksa anak didik saat diperiksa petugas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - A (50), seorang pelatih kuda kepang pelaku rudapaksa anak didik yang masih di bawah umur, mengakui perbuatannya.

Perbuatan itu diakui pelaku A, setelah petugas Polsek Sukoharjo menangkap A dan menggelandangnya ke mapolsek, Kamis, 1 Juli 2021.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan mengatakan, A mengakui melakukan perbuatan merudapaksa anak didik berinisial Bunga (16).

"Pelaku A mengelabui korban, bisa memberi ilmu pengasihan," ujar Iptu Timur Irawan mewakili Kapolres AKBP Hamid Andri Soemantri, Sabtu, 3 Juli 2021.

Ditambahkan Timur, pelaku mengiming-imingi korban supaya dengan ilmu pengasihan itu terlihat cantik.

Baca juga: Dinas Pertanian Pringsewu Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1442 Hijriah

Baca juga: BREAKING NEWS Pelatih Seni Kuda Kepang di Pringsewu Rudapaksa Anak Didiknya

Sehingga saat tampil di acara seni kuda kepang bisa menarik penonton dan disawer banyak orang.

Timur mengatakan, untuk mendapatkan ilmu pengasihan itu pelaku mengajukan syarat terhadap korban. 

Syaratnya, korban harus menjalankan ritual khusus, yakni bersedia berhubungan ranjang dengan pelaku.

"Korban merasa tergiur dengan iming-iming tersebut lantas menerima syarat yang diajukan pelaku, kemudian terjadilah peristiwa asusila itu," ungkap Iptu Timur Irawan.

Sebelumnya diberitakan, seorang pelatih seni kuda kepang di Pringsewu, inisial A (50), tega merudapaksa anak didik yang masih di bawah umur.

Baca juga: CPNS Lampung 2021, CASN Pringsewu 679 Formasi, Info Bisa Dilihat di Website BKPSDM

Pelaku A memperdaya korban hanya untuk melampiaskan nafsu bejatnya.

A diduga telah melakukan tindak asusila setelah melakukan kegiatan latihan rutin seni kuda kepang, terhadap Bunga (16).

Atas perbuatannya itu, pelaku A terpaksa harus berurusan dengan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sukoharjo.

Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan mengungkapkan, A ditangkap setelah pihaknya menerima laporan dari orang tua korban, 20 Juni 2021.

Sementara perbuatan pelaku, kata Timur, dilakukan pada pada Mei 2021 lalu.

"Korban merasa tidak tenang dan ketakutan (hamil)."

"Akhirnya melaporkan perbuatan pelaku kepada orang tuanya," ujar Iptu Timur Irawan mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Sabtu, 3 Juli 2021.

Akhirnya orang tua korban melapor ke Polsek Sukoharjo lantaran tidak terima dengan perbuatan pelaku. 

Atas laporan tersebut, petugas kepolisian lantas melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku A, Kamis, 1 Juli 2021.

Lantas, A digelandang ke Mapolsek Sukoharjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ( Tribunlampung.co.id / R Didik Budiawan C )

BACA Berita Kasus Rudapaksa di Pringsewu lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved