Breaking News:

Pringsewu

Nilai Kerugian Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Pringsewu Batal Diumumkan, BPKP Masih Meneliti

Kejari batal umumkan nilai kerugian dugaan korupsi sekretariat DPRD Pringsewu, pasalnya BPKP masih melakukan klarifikasi hingga sampai saat ini

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B C
Kajari Pringsewu Ade Indrawan bersama jajarannya menggelar press release kinerja Kejari Pringsewu di Hari Bhakti Adhyaksa ke 61, namun nilai kerugian dugaan korupsi sekretariat DPRD Pringsewu batal diumumkan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu batal mengumumkan nilai kerugian dugaan korupsi Sekretariat DPRD Pringsewu di Hari Bhakti Adhiyaksa.

Kepala Kejari Pringsewu Ade Indrawan tadinya ia berharap perkembangan perkara dugaan penyelewengan anggaran kegiatan Sekretariat DPRD Pringsewu menjadi kado ulang tahun di Hari Bhakti Adhiyaksa.

"Tadinya, harapan saya, itu jadi kado ulang tahun Hari Bhakti Adhiyaksa," tutur Ade kepada wartawan dalam Konfrensi Pers, Rabu, 21 Juli 2021 kemarin.

Dia memastikan,  saat ini perkara tersebut masih dalam rangka penyidikkan dan masih bergulir.

Posisinya, masih di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam penghitungan kerugian negara (KN).

Baca juga: Tersangka Penyebar Video Hoaks Metro Dijerat Undang-undang ITE, Polisi Ancam 10 Tahun Penjara

Ternyata, tambah dia, ada beberapa data ataupun dokumen yang BPKP butuhkan, dan BPKP masih meneliti itu. 

Apa bila data tersebut sudah lengkap, kata Ade, BPKP baru bisa hitung kerugian negaranya.

"Secepatnya (keluar hasil kerugian negara), harapannya seperti itu, nggak meleset, kemudian dalam waktu dekat. Kita nggak mau berlama-lama untuk menangani perkara tersebut," tukasnya.

Ditambahkan Ade, bagaimanapun juga semua itu punya batasan waktunya.

"Kita tidak terbiasa juga kerja lama-lama," ucapnya.

Baca juga: Polda Lampung Sebut Video Hoaks yang Disebar Oknum Guru Metro Terjadi di Aceh

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved