Breaking News:

UMKM Lampung

Cucuk Gigi Ibu Yana di Gisting Tetap Tahan saat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 memang sudah timbulkan dampak kesehatan dan ekonomi, namun tidak bagi Yana, perajin jajanan cucuk gigi. 

Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Yana, perajin usaha makanan cucuk gigi di Pekon Kutodalom Kecamatan Gisting    

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Pandemi Covid-19 memang sudah timbulkan dampak kesehatan dan ekonomi, namun tidak bagi Yana, perajin jajanan cucuk gigi. 

Yana mengaku bersyukur usahanya tetap bisa bertahan saat ini setelah dirintis sejak 12 tahun lalu.

"Ya Alhamdulillah sampai sekarang masih bisa jalan terus usahanya," ujar warga Pekon Kutodalom, Kecamatan Gisting tersebut. 

Ia mengaku, alasannya pilih usahanha tersebut karena murah, mudah dan tetap menghasilkan. Bahkan kini terbukti masih bisa bertahan dengan penjualan yang tidak turun di tengah kondisi ekonomi yang lesu. 

Ia mengaku selama ini tiap hari masih rutin mengolah 35 kg tepung terigu yang dibuatnya jadi cucuk gigi. Ada dua rasa cucuk gigi buatannya yakni rasa balado dan gurih.

Baca juga: Kuliner Lampung, Minum Dugan Bakar untuk Jaga Imunitas di Nuansa Kuliner Gisting 

Dan salah satu kiat usahanya tetap bertahan adalah, dengan menyediakan kemasan Rp 500 perbungkus. Itu kemasan paling kecil, namun hasilnya tetap laris.

Di luar itu ada kemasan lebih besar yang dijual Rp 5.000 per bungkus dan terbesar Rp 25.000 per bungkus. 

Yana mengaku melibatkan dua orang sebagai tenaga kerja, ditambah alat rolling, dan ampia untuk pemotongan, serta alat penggorengan. 

Sedangkan untuk pemasaran, dia berkeliling ke warung-warung dan titipkan cucuk giginya. Di luar itu ada penampungan dari Kota Agung dan Wonsobo yang mengambil cucuk gigi produksinya. 

"Selama ini untuk pemasaran tidak ada masalah juga, warung-warung tetap menerima, terus ada yang mengambilnya juga dijual ke Kota Agung sama Wonsobo. 

Dan selanjutnya Yana tetap akan meneruskan usahanya. Meski hanya sederhana dan berbentuk usaha rumahan namun tidak surut produksi. ( Tribunlampung.co.id / tri yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved