Breaking News:

Meninggal Tak Wajar di Pringsewu

Nekat Akhiri Hidup karena Masalah Ekonomi, IRT di Pringsewu Lampung Sempat Mau Jual Meteran Listrik

Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan mengatakan, sebelum ditemukan meninggal tak wajar, EK sempat curhat kepada tetangganya.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
tribunlampung.co.id / dodi kurniawan
Ilustrasi jenazah. EK (48), warga Pekon Mulyorejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, ditemukan meninggal, Senin (2/8/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Polsek Sukoharjo menduga ibu rumah tangga di Pringsewu nekat akhiri hidup karena masalah ekonomi.

Wanita berinisial EK (48), warga Pekon Mulyorejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, ditemukan tewas, Senin (2/8/2021).

Namun, belum diketahui motif EK nekat mengakhiri hidupnya.

Kepala Polsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, EK sempat curhat kepada tetangganya.

Curhatan itu terkait kebutuhan dana.

Sampai-sampai EK berencana menjual meteran listrik kepada tetangganya.

Aparatur Pekon Mulyorejo Joko Prayitno kepada polisi mengatakan, EK selama lima bulan terakhir tinggal bersama dua putrinya, yakni SA (12) dan Si (6).

Itu sejak sang suami pergi dari rumah tanpa alasan yang jelas.

Baca juga: PDAM Pringsewu Lampung Bakal Dapat Tambahan Modal Rp 5 Miliar

Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, korban membuka warung sembako kecil di rumahnya. 

Namun akhir-akhir ini warung EK sering tutup.

Kemungkinan karena modal habis dan sepi pembeli.

Joko mengatakan, selama tinggal di Pekon Mulyorejo korban berperilaku baik.

Dia memastikan, EK merupakan warga prasejahtera penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved