Breaking News:

Tanggamus

Ada Sendok hingga Parfum di Sel Lapas Kota Agung Lampung

Lapas Kota Agung kembali menggelar razia di kamar hunian warga binaan, Jumat (3/9/2021). Razia demi mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto
Razia di Lapas Kota Agung, Tanggamus, Jumat (3/9/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Petugas Lapas Kota Agung menemukan barang terlarang di dalam sel, mulai dari sendok hingga parfum.

Lapas Kota Agung kembali menggelar razia di kamar hunian warga binaan, Jumat (3/9/2021).

Razia demi mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Menurut Kepala Lapas Kota Agung Beni Nurrahman, dalam razia tersebut sekalian diberikan sosialisasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika ke warga binaan.

Baca juga: Napi Terlibat Kasus Narkoba, Lapas Kelas IIA Kalianda Lampung Selatan Perketat Pengawasan

"Kami menyerahkan seluruh jajaran untuk melaksanakan kegiatan razia dan penggeledahan seluruh blok hunian warga binaan di dalam lapas," kata Beni.

Penggeledahan kamar blok hunian dilakukan seluruh petugas lapas dengan mengedepankan rasa humanis dalam melaksanakan tugas, cermat, teliti, tertib, sesuai prosedur, dan juga tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Dalam kegiatan kali ini kembali berhasil menemukan beberapa barang terlarang di antaranya sendok, pisau cukur, paku, potongan besi dan botol parfum," terang Beni.

Inilah sejumlah barang yang disita dari razia di Lapas Kota Agung, Tanggamus, Jumat (3/9/2021).
Inilah sejumlah barang yang disita dari razia di Lapas Kota Agung, Tanggamus, Jumat (3/9/2021). (Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto)

Ia menambahkan, kegiatan razia dan penggeledahan rutin seperti ini diharapkan dapat meminimalisasi keberadaan barang-barang terlarang di dalam blok hunian warga binaan. Sebab dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

Kemudian juga bagi seluruh jajaran lembaga pemasyarakatan memang diwajibkan secara rutin mengadakan razia demi upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Baca juga: Napi di Lapas Kalianda Lampung Selatan Kendalikan Peredaran Ganja Seberat 52 Kg

Sebab itu merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM serta pemerintah RI dengan tujuan mengendalikan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

"Sebagai petugas lapas, kita memiliki wewenang mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Sementara itu sebagai warga negara yang baik dan patuh, kita harus mendukung program yang telah dilakukan pemerintah dalam upaya pencegahan peredaran narkoba," ujar Beni.

Dengan semangat tersebut ia pun berpesan kepada petugas Lapas Kota Agung agar tidak jadi pengkhianat bagi negara.

Beni juga memberikan arahan kepada warga binaan tentang hak, kewajiban serta larangan.

( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved