Breaking News:

Lampung Selatan

Lampung Selatan Gelar Simulasi Belajar Tatap Muka, Durasinya Paling Lama 4 Jam

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengungkapkan mulai pekan depan Lampung Selatan gelar simulasi belajar tatap muka.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin. Lampung Selatan Gelar Simulasi Belajar Tatap Muka, Durasi Belajarnya Paling Lama 4 Jam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengungkapkan mulai pekan depan Lampung Selatan gelar simulasi belajar tatap muka.

Kegiatan tersebut rencananya akan digelar pada 20 September 2021.

"Pekan depan kita akan melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka terbatas. Dengan kapasitas 25 persen dan yang 75 persen tetap daring," kata Thamrin, Rabu (15/9/2021)

Thamrin menjelaskan dalam pelakasanaan Pembelajaran Tatap Muka terbatas nanti akan diberikan batasan waktu belajar.

"Durasi atau waktu Pembelajaran Tatap Muka terbatas nanti, sistem pembelajarannya untuk SMA durasi jam belajarnya yakni 4 jam. SD dan SMP durasi jam belajarnya selama 3 jam. Lalu tingkat PAUD jam belajarnya selama 2 jam," jelas Thamrin.

Baca juga: Panitia CPNS Lampung Selatan Beri Prioritas Peserta Ibu Hamil

"Sistem masuk peserta didik juga diatur secara bergantian hari ini 25 persen, besok 25 persen dan seterusnya," katanya.

Thamrin mengatakan namun uji coba itu akan dilakukan 2 minggu dahulu, lalu pihaknya akan melakukan evaluasi terkait sistem tersebut.

"Sistem pembelajaran tatap muka tersebut akan kita jalankan selama dua minggu. Setelah itu kami akan mengevaluasi sisten tersebut. Jika ternyata efektif maka akan dilanjutkan, selama tidak menimbulkan klaster baru," kata Thamrin.

Baca juga: Mobil Sedan Tertabrak Kereta Api, 2 Orang Meninggal Dunia di Lampung Selatan

"Sekolah yang boleh melakukan Pembelajaran Tatap Muka adalah sekolah yang capaian vaksinasi tenaga pendidiknya mencapai 80 persen. Apabila belum mencapai angkat yang diminta, maka sekolah tersebut tidak boleh mengajar tatap muka," pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved