Breaking News:

Lampung Selatan

Dinsos Lampung Selatan Salurkan Bantuan ke LKS yang Diperuntukan untuk Masyarakat Kurang Mampu

Sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Kabupaten Lampung Selatan diusulkan mendapatkan program bantuan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2

Tribunlampung.co.id/Domi
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan Dulkahar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Kabupaten Lampung Selatan diusulkan mendapatkan program bantuan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan Dulkahar menjelaskan, bantuan kepada LKS ini tujuannya untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, dari sejumlah LKS ini diusulkan penerima bantuan sebanyak 330 orang.

Ada 3 kategori penerima bantuan tersebut, yakni 110 untuk warga lanjut usia (lansia). Lalu 110 untuk anak yatim dan piatu, terlantar dan penderita gizi buruk.

“Dan 110 orang lagi untuk kaum difabel," kata Dulkahar, Jumat (1/10/2021).

Dikatakannya, program bantuan ini diberikan ke LKS. Selanjutnya pihak LKS yang akan menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat.

Baca juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akan Hadir di ICD yang Digelar di Lapangan Saburai Bandar Lampung

Untuk besaran bantuan yang diberikan, ujarnya, jumlanya Rp 200 ribu perorang untuk selama 5 bulan.

"Anggaran yang kami usulkan untuk bantuan tersebut di APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2021, sebesar Rp 330 juta," terang Dulkahar.

Lanjutnya, bantuan tersebut diperuntukan untuk pihak yang ditangani oleh LKS itu sendiri. Dimana nilai bantuan yang diberikan sama. Sesuai jumlah orang yang ditangani oleh LKS.

Proses bantuan tersebut berawal dari pengajuan proposal yang diajukan oleh LKS, dan diusulkan ke dalam APBD Perubahan.

Setelah anggaran tersebut disetujui di dalam APBD Perubahan. Lalu banruan tersebut disalurkan ke lembaga terkait. Dan lembaga itu yang akan menyalurkan ke warga yang kurang beruntung tersebut.

"Kami sempat mengajukan bantuan yang sama di tahun lalu Namun karena kondisi masih pandemi, usulan itu terkena dampak pergeseran anggaran," kata Dulkahar. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved