Berita Terkini Nasional
Kepala Dusun Digerebek Bersama Istri Orang Malam Hari, Laporkan Balik Kades dan Warga ke Polisi
Seorang Kepala Dusun di Kabupaten Tubang, Jawa Timur, sempat digerebek warga bersama dengan seorang wanita yang telah memiliki suami.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TUBAN – Seorang Kepala Dusun di Kabupaten Tubang, Jawa Timur, sempat digerebek warga bersama dengan seorang wanita yang telah memiliki suami.
Penggerebekan dilakukan oleh suami dari sang wanita, yang sengaja pulang dari bekerja di Kalimantan.
Kadus dan sang wanita diduga berselingkuh.
Pasca kejadian tersebut, warga menuntut sang kadus untuk mundur dari jabatannya sebagai perangkat desa.
Namun, informasi terkini dari kasus ini. Kadus bersangkutan melaporkan balik Kepala Desa dan 8 orang warga ke Polisi.
Pelaporan dilakukan Kepala Dusun bernama Slamet Idul Adha (33). Ia melaporkan Kepala Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban dan 8 warga lainnya.
Baca juga: Digerebek Bersama Istri Orang, Kepala Dusun di Tuban Laporkan Balik Kades dan Warga ke Polisi
Pak Kadus menuding kepala desa dan 8 orang yang dilaporkan polisi tersebut diduga menghasut warga lain untuk menggelar demo menolak dirinya sebagai kepala dusun.
Seperti diketahui, setelah peristiwa penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (5/1/2021), warga kemudian menggelar aksi demo meminta Kadus Slamet Idul Adha mundur dari jabatannya.
Sejumlah poster penolakan terpampang di pintu gerbang kantor Pemerintah Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jumat (1/10/2021).
Aksi demo itulah yang membuat Slamet tak terima hingga melaporkan kepala desa dan 8 warga lainnya.
Kadus laporkan kepala desa dan warga
Slamet Idul Adha (33), Kepala Dusun Kenti, Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, kabupaten Tuban, Jawa Timur, melaporkan 9 warganya ke polisi.
Dari sembilan warga yang dia laporkan ke polisi, salah satunya adalah kepala desa Talangkembar, Kurniali (40).
Baca juga: Kepala Dusun Digerebek Bersama Istri Orang Tengah Malam, Kini Balas Laporkan Warga ke Polisi
Pelaporan dibuat Slamet Idul Adha karena dia 9 orang tersebut telah menghasut sehingga terjadi aksi demo beberapa waktu lalu.
"Ada Kades dan 8 warga kita laporkan, jadi 9 orang yang kita laporkan ke Polres Tuban pada Kamis lalu," kata kuasa hukum Slamet Idul Adha, Heri Subagyo, Minggu (10/10/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kadus-digerebek-selingkuh-di-tuban.jpg)