Breaking News:

Lampung Selatan

Pandemi Covid-19, 237 Siswa SD dan SMP di Lampung Selatan Terpaksa Putus Sekolah di Tahun 2021

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mencatat, selama tahu 2021 ini tercatat ada 237 siswa SD dan SMP yang terpaksa putus sekolah.

surya
Ilustrasi siswa SD. Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mencatat, selama tahu 2021 ini tercatat ada 237 siswa SD dan SMP yang terpaksa putus sekolah dan tidak menamatkan pendidikannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Pandemi Covid-19 sangat dirasakan dampaknya pada siswa SD dan SMP di Kabupaten Lampung Selatan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mencatat, selama tahu 2021 ini tercatat ada 237 siswa SD dan SMP yang terpaksa putus sekolah dan tidak menamatkan pendidikannya.

Sebagian besar dikarenakan dampak dari Pandemi Covid-19. Dimana proses belajar mengajar diharuskan secara online (daring).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Asep Jamhur mengatakan, ada 43 sisa SD yang harus berhenti dan tidak menamatka pendidikannya di tahun 2021.

Sedangkan untuk tingkat SMP ada ebanyak 193 siswa yang terpaksa putus sekolah ditengah jalan dan tidak menamatkan pendidika SMP-nya.

Eva Dwiana Janji Prioritaskan Pedagang Lama Dapat Lapak di Pasar Smep Bandar Lampung

"Ada beberapa faktor penyebab siswa putus sekolah tersebut. Salah satunya disebabkan pandemi Covid -19,” kata Asep, Jumat (22/10/2021).

Para pelajar yang putus sekolah ini tak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran daring dikarenakan tak memiliki smartphone yang memadai.

Sehingga, memilih untuk berhenti dari sekolah. Dan ini menjadi alasan terbesar banyaknya siswa yang putus sekolah.

Ada juga yang bekerja membantu orangtuaya. Lalu juga ada yang alasan sekolahnya juah dari tempat tinggal.

Baca juga: Bupati Mesuji Tetapkan Pilkades 1 November 2021 Jadi Hari Libur

Asep mengungkapkan, Disdik Lampung Selatan akan berupaya agar siswa putus sekolah dapat pendidikan setara SMP dan SMA.

"Kami akan berupaya siswa putus sekolah dapat melanjutkan sekolahnya. Minimal setarap SMA. Dengan cara dapat mengikuti paket B untuk SMP dan paket C untuk SMA," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved