Breaking News:

Tulangbawang Barat

Selama Pandemi, 1.109 Perempuan di Tubaba Lampung Jadi Janda

Kasus perceraian di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menanjak tajam selama masa pandemi Covid-19.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Selama Pandemi, 1.109 Perempuan di Tubaba Lampung Jadi Janda
The Richest
Foto ilustrasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Kasus perceraian di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menanjak tajam selama masa pandemi Covid-19.

Pengadilan Agama (PA) Tubaba mencatat, dalam kurun waktu dua tahun terakhir, ada 1.109 kasus perceraian selama pandemi Covid-19 berlangsung 2020-2021.

“Jumlah perceraian 1.109 kasus, itu dari data total cerai gugat dan talak. Ini berlangsung dalam kurun waktu 2020-2021 selama masa pandemi Covid-19,” terang Humas Pengadilan Agama Tubaba M. Jimi Kurniawan, Rabu (03/11).

Dia menuturkan, untuk cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh istri, selama 19 bulan lebih mencapai 626 kasus.

Baca juga: Bantu Warga Urus Perceraian, Pengadilan Agama Mesuji Lampung Rilis Website Posbakum

Adapun untuk cerai talak atau perceraian yang diajukan oleh suami selama sebelas bulan terakhir ada 226 kasus.

Dari jumlah itu, angka kasus paling tinggi yaitu cerai gugat. 

"Cerai gugat ada sebanyak 626 kasus dan cerai talak ada 226 kasus,” paparnya. ( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved