Lampung Barat
3 Ekor Gajah Liar Masuk ke Perkampungan Warga di Lampung Barat
Rombongan gajah liar yang disebut Jambul itu sudah sekira 5 hari berada di Pekon Gunung Ratu.
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Tiga ekor gajah liar masuk ke perkampungan warga di Pekon Gunung Ratu, Bandar Negeri Suoh (BNS), Lampung Barat.
Rombongan gajah liar yang disebut Jambul itu sudah sekira 5 hari berada di Pekon Gunung Ratu.
Hingga saat ini, Satgas Penanganan Konflik Gajah Liar setempat masih terus berupaya melakukan penggiringan Jambul itu ke dalam hutan menggunakan mercon atau kembang api.
Anggota DPRD Lampung Barat Sugeng Kinaryo Adi yang turut serta dalam melakukan penggiringan tersebut mengatakan, selama lima hari terakhir pada setiap malam, rombongan gajah liar itu selalu masuk ke perkampungan.
"Tapi alhamdulillah tidak merusak rumah warga, cuma makan pisang saja," ujar Sugeng, Rabu (17/11/2021).
Ia melanjutkan, pada Selasa (16/11/2021) malam, rombongan gajah liar tersebut sempat berada di sekitar jalan poros pekon tersebut.
"Sudah 30 meter dari jalan poros cor-coran itu, bahkan sempat 10 meter," terangnya.
"Hampir mau nyebrang jalan," sambung Sugeng.
Selama 5 hari tersebut, terus Sugeng, rombongan gajah Jambul ini sempat dua kali menyambangi Kantor Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh.
"Dari kantor itu, malam terakhir saya ke situ, rombongan Jambul sempat berada di jarak kisaran 5 meter dari Kantor TNBBS Resort Suoh dan di pinggir Danau Asam," ungkapnya.
Baca juga: Pemkab Lampung Barat Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana
Dalam melakukan penggiringan rombongan Jambul itu, Sugeng mengaku, terdapat sejumlah kendala yang pihaknya hadapi.
"Yang jelas medan yang susah, tebing tinggi, belum lagi suhu panas bumi, kan kanan kiri ini terdapat belerang. Kurang lebih suhu 65 derajat celcius panasnya minta ampun." paparnya.
"Ditambah, medannya ini dihiasi dengan pepohonan beranting rapat," imbuh dia.
Sugeng meneruskan, kendala yang dihadapi semakin berat manakala rombongan gajah tersebut mengejar ia beserta rombongan Satgas Penanganan Konflik Gajah Liar.
"Rombongan Jambul ini begitu agresif. Setiap bertemu kita, langsung mengejar-ngejar kita," terang dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rombongan-gajah-liar-jambul.jpg)