Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Kadisnaker Lampung Beber Alasan UMP Cuma Naik Rp 8.484, Agus: Banyak Perusahaan Merosot Produksinya

Apa alasan mendetail yang melatarbelakangi kenaikan UMP yang cuma Rp Rp 8.484,61 itu? Berikut petikan wawancara dengan Kadisnaker Lampung Agus Nompitu

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kadisnaker Lampung Agus Nompitu. Kadisnaker Lampung beber alasan UMP cuma naik Rp 8.484. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 sebesar Rp 2.440.486,18.

Angka ini naik Rp 8.484,61 atau 0,35 persen dari UMP tahun 2021 yang sebesar Rp 2.432.001,57.

Apa alasan mendetail yang melatarbelakangi kenaikan UMP yang cuma Rp Rp 8.484,61 itu? Berikut petikan wawancara Tribun dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung Agus Nompitu, Selasa (23/11/2021).

UMP Lampung 2022 naik hanya Rp 8.484. Padahal UMP 2021 sudah tidak naik. Bisa jelaskan lagi alasan detail kenaikan yang cuma Rp Rp 8.484 itu?

Jadi pada 2021 memang telah dilakukan rapat dengan Dewan Pengupahan, tepatnya pada 15 November 2021.

Dalam rapat itu telah diambil kesepakatan UMP sebesar itu dan akan diberlakukan mulai 1 Januari 2022.

Dasarnya yaitu UU 11 tahun 2020 tentang Cipa Kerja, PP 36 tentang pengupahan dan SE Menaker.

Lalu data ekonomi yang bersumber dari BPS dan secara keseluruhan menjadi dasarnya UMP pada 2022.

Kemudian aspek makro ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi dan juga anggota rumah tangga yang bekerja.

Seberapa besar kondisi pandemi Covid-19 ikut memberi pengaruh terkait sedikitnya kenaikan UMP?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved