Breaking News:

Pringsewu

Wabup Fauzi: DBD di Pringsewu Didominasi Kaster Pekerja

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengungkapkan, ada indikasi sumber warga yang terjangkit DBD ini justru di tempat kerja.

shutterstock
Ilustrasi. Kasus DBD di Kabupaten Pringsewu didominasi klaster pekerja. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Pringsewu didominasi klaster pekerja.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengungkapkan, ada indikasi sumber warga yang terjangkit DBD ini justru di tempat kerja.

Sebab, aktivitas nyamuk aedes aegypti ini lebih banyak pada siang hari.

Sementara pada saat itu, warga banyak beraktivitas di tempat kerja.

Baca juga: Musim Penghujan, Masyarakat Tubaba Lampung Diminta Waspada DBD

"Klaster tempat kerja itu sangat tinggi, dan ingat nyamuk aedes aegypti ini siang hari, bukan malam hari," ujar Fauzi, Selasa (30/11/2021).

Ditambahkan Fauzi, beberapa pasien DBD di Pringsewu itu kebanyakan terkena dari tempat kerja.

Ia membenarkan Pringsewu menempati urutan ketiga kasus DBD di Provinsi Lampung.

Selain itu, kematian diakibatkan DBD juga ada di Pringsewu.

"Ini data yang memprihatinkan. Justru dengan data tersebut kita tidak boleh berpangku tangan. Kita harus bersemangat," tuturnya.

Oleh karena itu, dia meminta warga responsif terhadap DBD ini.

Caranya dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Menurut dia, tidak hanya di lingkungan masyarakat, PSN juga harus gencar dilakukan di tempat kerja.

"Ayo sama-sama seluruh warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan bersih-bersih, gotong royong bersama-sama," tukasnya.

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved