Lampung Selatan
Minibus Tabrak Tronton di Jalan Tol Lampung Selatan, Dua Orang Meninggal Dunia
Sebuah minibus menabrak truk tronton Hino di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kilometer 32+40 Jalur B Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Sebuah minibus menabrak truk tronton Hino di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kilometer 32+40 Jalur B Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (26/2/2022) pukul 20.15 WIB.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yolandra.
"Awalnya kendaraan minibus Toyota Kijang Innova berwarna hitam yang dikemudikan Ragil berjalan dari arah Bandar Lampung menuju arah Bakauheni berjalan dilajur cepat," kata Jonnifer, pada Minggu (27/2/2022)
"Sesampainya di TKP, terdapat truk tronton Hino yang dikemudikan Subandi (49) warga Jalan RE Martadinata, Kota Bandar Lampung yang sedang berjalan di lajur cepat," sambungnya
Minibus tersebut kemudian mendahului dari jalur sebelah kiri.
Baca juga: Gagal Dahului Kendaraan Lain, Bus Tabrak Truk di JTTS KM 34, Satu Orang Tewas
Baca juga: Dua Hari Terakhir Muncul 154 Kasus Covid-19 di Tanggamus
"Pada saat bersamaan tronton tersebut berpindah lajur ke lajur sebelah kiri, jadi minibus menabrak bodi bagian belakang kendaraan tronton Hino," jelasnya.
Akibat kecelakaan maut tersebut, dua orang meninggal dunia yakni sopir kendaraan minibus bernama Ragil (38) dan penumpangnya Risqi Junior (19) .
Kedua korban mengalami luka robek pada kepala dan wajah.
Lalu, korban dibawa ke RSUD BOB Bazar Kalianda.
Sementara itu, ada 2 korban lain yang luka berat dan 2 orang luka ringan.
"Luka berat bernama Zikri Dimas J (19) warga Desa bumi Pratama mandira Kecamatan Sungai Meneng, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan."
"Korban mengalami luka robek pada kepala, luka lecet pada bagian wajah. Korban irawat di RSUD Bob Bazar Kalianda," ujarnya.
Baca juga: Dinas Koperasi dan UMKM Lamsel Tepis Kabar Pembagian Minyak Goreng Gratis untuk Pelaku Usaha
Baca juga: Pria di Lampung Tenteng Pistol Datangi Rumah Kerabat, Nasibnya Kini Menyedihkan
"Luka berat lainnya bernama Galang Febrian Kurnia Aditama (23) warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur."
"Korban mengalami pendarahan pada hidung, telinga, memar pada wajah. Korban tidak sadarkan diri dan dirawat di RSUD Bob Bazzar kalianda," sambungnya.
"Luka ringan bernama Sutardi (44) warga Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Meneng, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan."
"Korban mengalami luka lecet di tangan kanan," ujarnya
"Luka ringan lainnya Junaidi (48) warga Desa Bumi Pratama Mandira Kecamatan Sungai meneng, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan."
"Korban mengalami memar pada dada," katanya
"Kerugian material akibat kecelakaan tersebut sekitar Rp 70 juta," pungkasnya.
Bus tabrak truk
Sebelumnya, peristiwa tabrakan juga terjadi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kilometer 34+800 jalur A, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (25/2/2022) sekira pukul 14:50 wib.
Kendaraan yang terlibat yakni Bus SAN warna putih kombinasi bernomor polisi BD 7036 CZ dengan kendaraan truk Tronton Hino warna Hijau bernomor polisi BG 8765 UW.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Truk Bermuatan Tabung Oksigen Tabrak Pohon dan Kompresor Warga Lampung Selatan
Saat itu Bus SAN nopol BD 7036 CZ dikemudikan Hengki Rinatoro (31) warga Rawa Makmur Kota Bengkulu.
Sedangkan truk Tronton Hino nopoli BG 8765 UW dikemudikan Ahmad Deni Fahrudin (25) warga Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yolandra membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
"Menurut keterangan saksi-saksi, awalnya kendaraan Bus SAN berwarna putih tersebut berjalan beriringan dengan kendaraan bus lain di depannya," ujarnya, Jumat (25/2/2022).
"Bus SAN tersebut berjalan dari arah Kalianda menuju arah Terbanggi Besar. Berjalan dilajur lambat," imbuhnya
Jonifer mengatakan sesampainya di TKP kendaraan bus di depannya berpindah ke lajur cepat.
"Sesampainya di TKP kendaraan bus di depannya berpindah ke lajur cepat, dikarenakan terdapat kendaraan Truk Tronton Hino berwarna Hijau. Saat yang bersamaan kendaraan Bus SAN warna putih Kombinasi hendak berpindah lajur ke kanan. Diduga tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah belakang," ujarnya
"Pada saat akan berpindah lajur, terdapat kendaraan jenis pikap yang berjalan dilajur cepat. Sehingga Kendaraan Bus SAN kembali ke lajur lambat. Kemudian menabrak bak belakang Kendaraan Truk Tronton Hino warna Hijau tersebut," jelasnya
Jonifer mengatakan 1 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
"Dalam peristiwa kecelakaan tersebut 1 orang meninggal dunia di Rumah Sakit Imanuel. Atas nama Arya Okta Pratama (7) warga Deaa Ranjungan, Kecamatan Pinuraya, Kabupaten Bengkulu Selatan. Korban mengalami luka berat dibagian kepala dan luka robek dilutut kiri," katanya
"Sedangkan 2 orang luka berat atasnama Ahmad Munirudin (25) warga Desa Sinar Laut, Kelurahan Sinar Laut, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Muko Muko Bengkulu. Korhan menglami patah tulang tangan kiri dan memar dibagian mata kanan sekarang dirawat di RSUD Bob Bazzar.
Dan korban luka berat lainnya Miftahul Jannah (8) warga Desa Sinar Laut, Kelurahan Sinar Laut, Kecamatah Pondok Suguh, Kabupaten Muko Muko, Bengkulu. Korban menglami patah tulang kaki kiri sekarang dirawat di RSUD Bob Bazzar," ujarnya.
Adapun korban yang mengalami luka ringan sebanyak 5 orang yakni
Muslimin (39) warga Desa Ranjungan, Kecamayan Pinuraya, Kabupaten Bengkulu Selatan. Menglami luka lecet di tangan kanan dan leher dirawat di Rumah Sakit Imanuel.
Erlika Damayanti (29) warga Sumber Harta, Lubuk Linggau, Musi Rawas Sumatera Selatan. Menglami luka lecet dikening dan memar diperut dirawat di RSUD Bob Bazzar.
Muhammad Al Fatih (15) warga Desa Sinar Laut, Kelurahan Sinar Laut, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Muko Muko, Bengkulu. Menglami memar dibagian mata kiri dirawat di RS Bob Bazzar.
Baca juga: Truk Colt Disel Kecelakaan di Lampung Selatan, Sopir Alami Patah Tulang Kaki
Iskandar Muda (33) warga desa Karang Tengah Purwokerto, Kecamatan Batu Raden Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, menglami luka lecet kaki kanan dan kaki kiri.
Mezi Aftoni (33) warga Lingkar Barat Kecamatan Gading Cempaka Kabupateb Bengkulu, mengalami luka memar dibagian paha sebelah kiri.
"Kerugian ditaksir mencapai Rp 60 juta," pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Minibus-Tabrak-Tronton-di-Jalan-Tol-Lampung-Selatan-Dua-Orang-Meninggal-Dunia.jpg)