Bandar Lampung

Sopir Pikap Meninggal Seusai Tabrak Pembatas Jalan di Way Kandis Bandar Lampung

Seorang sopir pikap meninggal setelah menabrak pembatas jalan yang ada di Way Kandis Tanjung Senang Bandar Lampung.

Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter
Ilustrasi Satlantas Polresta Bandar Lampung melakukan oleh TKP kecelakaan. Seorang sopir pikap meninggal setelah menabrak pembatas jalan yang ada di Way Kandis Tanjung Senang Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang sopir pikap meninggal setelah menabrak pembatas jalan yang ada di Way Kandis Tanjung Senang Bandar Lampung.

Peristiwa maut ini terjadi di Jalan Pulau Damar, Way Kandis, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Sabtu (2/4/2022), sekira pukul 8.00 WIB.

Korban sendiri diketahui bernama Indra Hikmatullah (53), warga Ponco Warno, Kaki Rejo, Lampung Tengah, meninggal di lokasi kejadian.

Korban meninggal setelah mobil pikap warna hitam dengan plat BE 8116 JJ yang dikemudikan nya menabrak pembatas jalan.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP M Rohmawan melalui Kanit Gakum, Iptu Agus menjelaskan kecelakaan bermula saat korban mengendarai pikap dari pasar Way Kandis menuju ke arah jalur 2 korpri.

Baca juga: Tabrak Pembatas Jalan, Sopir Pikap di Bandar Lampung Meninggal di Tempat

Baca juga: Wanita di Bandar Lampung Jadi Sopir Pikap Demi Teruskan Cita-cita Ayahnya

Mobil yang dikemudikan korban diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Sampai di lokasi kejadian, tepatnya di depan Simpang Jalan Perum Bougenville 1, korban menabrak pembatas jalan yang berada di sebelah kiri.

"Melaju dengan kecepatan tinggi, dan juga diduga tidak konsentrasi saat berkendara," kata Agus.

Agus menjelaskan bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah, akibat menghantam pembatas jalan tersebut.

Korban juga diketahui meninggal dunia setelah mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.

"Pikap warna hitam yang dikemudikan korban mengalami ringsek di bagian bodi depan," terang Agus.

Agus menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui korban mengalami luka memar di bagian dada dan memar di bagian kaki.

Baca juga: ASN Pemkot Bandar Lampung Bakal Kerja 7 Jam per Hari Saat Puasa

Baca juga: Tiket Kereta di Bandar Lampung untuk Keberangkatan Lebaran Bisa Dipesan Sekarang

Korban diperkirakan sudah meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Abdoel Moeloek, Bandar Lampung.

"Sempat dibawa ke rumah sakit, korban sudah dijemput pihak keluarga untuk segera dimakamkan," kata Agus.

Penumpang Truk Meninggal

Truk Colt Diesel bermuatan ayam mengalami kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra Kilometer 23+500 Jalur B, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (31/3/2022) pagi.

Seorang penumpang truk tersebut meninggal dunia.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Pol Jonnifer Yolandra mengungkapkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.15 WIB.

Truk Colt Diesel warna merah bernomor polisi BA 8395 LX itu bertabrakan dengan truk Hino warna oranye BG 8830 UE yang berada di depannya.

"Truk Colt Diesel berjalan dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni. Setibanya di TKP (tempat kejadian perkara), truk hilang kendali, lalu menabrak bodi kiri truk Hino yang berjalan di lajur kiri," jelasnya.

Dari video yang beredar di media sosial, puluhan keranjang berisi ayam berserakan.

Truk Colt Diesel tersebut rusak berat dengan ban truk terlepas dari badannya.

Sisa tumpahan oli juga terlihat di lokasi kejadian.

Akibat tabrakan ini, seorang penumpang truk Colt Diesel meninggal dunia.

Jonnifer menerangkan korban tewas bernama Supriyanto (25), warga Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, Lamsel.

Sedangkan sang sopir bernama Sabar Seharno (42), warga Desa Totoharjo, Tanjung Bintang, mengalami luka robek di kepala serta lecet di tangan kanan dan kaki kiri. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda, sebelum dirujuk ke rumah sakit di Kota Bandar Lampung.

Adapun sopir truk Hino bernama Supriyadi (36), warga Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, tidak mengalami luka.

Dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat RSUD Bob Bazar Puji Indah mengatakan sopir truk Sabar Seharno dirujuk ke rumah sakit di Bandar Lampung untuk diperiksa lebih lanjut.

"Sudah kami rontgen. Ada patahan di tulang wajah dan bagian rahang bawah. Kemudian, ada patahan tulang juga di tangannya. Korban juga terluka di bagian mulutnya," kata Puji.

Aparat kepolisian bersama pihak PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola tol melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim mengevakuasi dua truk yang terlibat tabrakan itu.

Akibat kecelakaan ini, kerugian material mencapai Rp 70 juta.

Terkait kecelakaan ini, PT HK mengimbau pengguna jalan tol khususnya pengemudi truk agar berkendara dalam kecepatan maksimal 80 kilometer per jam.

Selain itu, pengemudi truk jangan mengemudi dalam kondisi mengantuk.

"Selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi. Memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak dalam kondisi mengantuk. Serta, selalu setuju bahwa keselamatan adalah nomor satu," ujar Branch Manager PT HK Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Hanung Hanindito. 

Truk Muatan Jagung Terguling di Lampung Selatan

Berita lain, satu unit truk bermuatan jagung terguling di Jalan Lintas Timur Km 01-02 Desa Muara Pilu, Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (29/3/2022). 

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yolandra mengonfirmasi terjadinya kecelakaan tersebut.

"Truk berjalan dari arah Ketapang menuju Bakauheni. Sesampainya di TKP, truk tersebut diduga tidak kuat menanjak dan hilang kendali," kata Jonnifer, pada Rabu (30/3/2022).

"Jadi truk tersebut terguling dan barang muatannya yang berisi jagung tumpah di jalan," jelasnya.

Jonnifer mengatakan, akibat peristiwa truk terguling tersebut 1 orang mengalami luka ringan.

"Pengemudi truk bernama suratman (55) warga Bandar Lampung mengalami luka ringan. Luka ringan di bagian kaki dan masih trauma namun dalam keadaan sadar," katanya

Adapun kerugian material diperkirakan puluhan juta. 

"Kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta," terang dia.

Tabrak Lari

Sementara itu, beberapa waktu lalu sempat ramai kasus kecelakaan lalu lintas yakni tabrak lari.

Pelaku tabrak lari yang juga pengendara mobil Fortuner BE 1147 BK menyebabkan bocah 6 tahun di Lampung Timur meninggal dunia.

Pengendara mobil Fortuner kini diamankan polisi setelah peristiwa tabrak lari yang terjadi di Jalan Lintas Timur, Desa Tulung Pasik, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur pada Jumat (25/3/2022).

Korban IA (6) meninggal dunia setelah terseret mobil Fortuner sejauh 2 kilometer. IA mengalami kecelakaan bersama Ibunya saat mengendarai sepeda motor Vario bernopol BE 3288 BM.

Sang anak yang masih berusia 6 tahun meninggal dunia di lokasi. Pengendara mobil Toyota Fortuner bernopol BE 1147 BK yang menabrak korban kabur meninggalkan lokasi.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Lantas Polres Lampung Timur, Aipda Ferdy Chandra mengatakan, bocah inisial IA (6) meninggal dunia akibat terseret mobil Toyota Fortuner sejauh dua kilometer dari lokasi kecelakaan.

Bocah umur 6 tahun meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari. Peristiwa ini terjadi di jalan Lintas Timur di Desa Tulung Pasik, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur.

Bocah berinisial IA menjadi korban kecelakaan bersama ibunya saat mengendarai sepeda motor Vario bernopol BE 3288 BM.

IA bersama ibunya Dia (40) ditabrak dari belakang oleh mobil Toyota Fortuner bernopol BE 1147 BK.

Nahas IA terseret sepanjang 2 kilometer yang mengakibatkannya merenggang nyawa.

Sebagaimana diketahui kecelakaan tersebut antara kendaraan mobil Toyota Fortuner bernopol BE 1147 BK dengan motor Honda Vario bernopol BE 3288 BM, Jumat (25/3/2022).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Lantas Polres Lampung Timur, Aipda Ferdy Chandra, saat dihubungi, Sabtu (26/3/2022).

"Kemarin (Jumat 25 Maret 2022) benar terjadi kecelakaan antara mobil dan motor sekitar pukul 16.30 WIB di jalan Lintas Timur di Desa Tulungpasik, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur," ujarnya.

Ia juga membenarkan, kecelakaan tersebut menewaskan seorang bocah.

"Seorang bocah inisial IA (6) tewas setelah terseret mobil Toyota Fortuner sejauh dua kilometer dari lokasi kecelakaan," tuturnya.

Ia juga menjelaskan kronologi kejadian yang menewaskan satu bocah kecil tersebut.

"Mobil Toyota Fortuner tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari Mataram Baru menuju Labuhan Maringgai, dan menabrak bagian belakang motor Honda Vario yang berjalan di depannya," ungkapnya.

"Motor itu dikendarai oleh Diah (40) dan berboncengan dengan anaknya IA," sambungnya.

Sementara, menurutnya, sang ibu selamat dengan luka ringan, karena terpental dari motornya saat ditabrak.

"Setelah menabrak motor tersebut, sopir mobil Fortuner, yang bernama Asep (21), warga Pasir Sakti itu melarikan diri dan dikejar oleh warga setempat ke wilayah Labuhan Maringgai," tandasnya.

Sementara, Kapolsek Labuhan Maringgai Kompol Yusvin Argunan mengatakan, pihaknya datang ke lokasi sudah ada ratusan warga yang mengepung mobil Fortuner. 

"Kami telah mengamankan sopir dari amukan massa, dan sudah berada di Mapolsek Labuhan Maringgai," kata Kompol Yusvin.

(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus/Yogi Wahyudi/Muhammad Joviter)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved