Merto

Polres Metro Imbau Pemudik Agar Tak Memakai Perhiasan Berlebih

Polres Metro memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada H-1 dan H-2 hari raya Idul Fitri 1443 H.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjutak
Ilustrasi Kapolres Metro AKB Yuni Iswandari Yuyun. Polres Metro memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada H-1 dan H-2 hari raya Idul Fitri 1443 H. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Polres Metro memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada H-1 dan H-2 hari raya Idul Fitri 1443 H.

Kapolres Kota Metro AKB Yuni Iswandari Yuyun memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada akhir pekan.

"Kita belum bisa prediksi. Tapi kemungkinan akhir pekan itu puncak karena sudah mulai libur ya, baik pekerja, PNS, maupun anak sekolah," tukasnya, Kamis (28/4/2022).

Kapolres mengimbau, untuk keamanan dan kenyamanan pemudik maupun masyarakat, agar tidak memakai perhiasan berlebih saat bepergian.

Baik ke pusat perbelanjaan maupun saat melakukan perjalanan.

Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2022 Kota Metro Lampung Masih Normal

Baca juga: Penumpang di Terminal Mulyojati Kota Metro Naik 10 Persen

"Jadi salah satu untuk menghindari adanya tindakan kejahatan kita mulai dari diri sendiri. Harapan kita, mudik tahun ini berjalan lancar dan aman," tuntasnya.

Masih Normal

Volume kendaraan pada arus mudik Lebaran 2022 di Kota Metro masih berjalan normal.

Kapolres Kota Metro AKB Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, sejak hari pertama operasi ketupat aktivitas lalu lintas masih terbilang normal, meski mulai terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.

"Kita dapat lihat ya volume kendaraan terbilang masih biasa. Cuma mobilitas masyarakat yang memenuhi pasar saja atau pusat perbelanjaan itu memang semakin ramai. Banyak yang berbelanja, bukan arus mudik," ujarnya saat ditemui di Pos Pantau Sudirman, Kamis (28/04/2022).

Ia menjelaskan, untuk pemudik belum banyak terlihat melintas dikarenakan Metro hanya jalur penyintas atau penghubung.

"Karena kita hanya jalur yang dilewati saja. Jadi tidak ada penutupan jalan termasuk pengalihan arus belum dibutuhkan," tukasnya.

Baca juga: Kejar Vaksin Booster, Metro Bentuk Gerakan Aksi Serentak

Baca juga: Wahdi Serahkan Kunci Bantuan Bedah Rumah di Metro

Ia menilai, jika ada kepadatan kendaraan hanya bersifat perlambatan arus dan tidak meganggu lalu lintas yang ada.

Selain pantauan arus lalu lintas, pihaknya menyiapkan empat personil untuk melakukan pengawalan kepada para pemudik yang membutuhkan.

"Baik pengendara roda dua maupun pengendara roda empat. Apabila butuh bantuan pengawalan silahkan hubungi 110 untuk Polres Metro. Kalau tidak bisa menelpon silahkan datang ke pos pelayanan sudirman center," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved