Lampung Tengah

Cerita Tahanan Menikah di Polsek Bangun Rejo Lampung Tengah: Yakin Ada Kehidupan yang Lebih Baik

Meskipun sedih harus menikah dalam kondisi menjadi tahanan, pemuda 22 tahun ini pasrah dan berjanji mengambil hikmah dari kasusnya.

Penulis: syamsiralam | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Lukman Safii menikah dengan pujaan hatinya di Polsek Bangun Rejo. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Ada banyak kisah seorang tahanan atau narapidana terpaksa menikah di tahanan atau sel.

Di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), ada Lukman Safii yang menikah dengan pujaan hatinya di Polsek Bangun Rejo.

Meskipun sedih harus menikah dalam kondisi menjadi tahanan, pemuda 22 tahun ini pasrah dan berjanji mengambil hikmah dari kasusnya.

Lukman Safii menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Aparat Polsek Bangun Rejo mengamankan warga Desa Purwosari, Kecamatan Padang Ratu, Lamteng, itu karena kedapatan mengisap sabu di toilet sekolah dasar (SD) negeri di Kampung Sidodadi, Kecamatan Bangun Rejo, Rabu 23 Maret sekitar pukul 20.00 WIB.

Kini, kasus yang mendera Lukman sudah dalam tahap penyidikan.

Baca juga: Warga Lampung Tengah Temukan Lelaki Tanpa Identitas di Aliran Sungai Way Seputih

Baca juga: Sesosok Mayat Pria Anonim Ditemukan di Aliran Sungai Way Seputih Lampung Tengah

Polsek Bangun Rejo bersiap melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan Negeri Lamteng.

Di tengah proses hukum ini, jodoh Lukman telah datang.

Namanya Nela Fazila, gadis berusia 20 tahun.

Lukman mempersuntingnya pada Selasa 29 Maret lalu.

Pernikahan Lukman dan Nela berlangsung di tahanan Polsek Bangun Rejo.

Prosesi sakral itu berjalan sederhana.

Sejumlah anggota keluarga kedua belah pihak menghadiri acara tersebut.

Sabtu (9/4), Lukman berbagi cerita mengenai pernikahannya ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved