Curanmor di Lampung Tengah

Polisi Buru Rekan Pencuri Motor di Acara Kuda Kepang Lampung Tengah

Pelaku Sukri menjalankan aksinya dengan mengendarai satu unit sepeda motor berboncengan tiga orang. Dua rekannya melarikan diri Sukri tertangkap.

Penulis: syamsiralam | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Dok Humas Polres
Ilustrasi- Polisi menggelandang pelaku curanmor di acara kuda kepang Lampung Tengah ke Polsek Punggur, dua tersangka lainnya buron. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Pencuri sepeda motor di acara kuda kepang Kabupaten Lampung Tengah mengaku tidak sendiri melakukan aksi kejahatan.

Melainkan dilakukan dengan dua rekannya dari Kecamatan Pubian, Lampung Tengah.

Pelaku Sukri menuju Kecamatan Punggur dengan mengendarai satu unit sepeda motor berboncengan tiga orang.

"Keterangan pelaku ini ia bertiga saat beraksi. Satu orang menunggu di atas motor, dan satu orang lainnya mengawasi keadaan sekitar," terang Kapolsek Punggur Iptu Mualimin.

Peran pelaku Sukri yakni yang merusak kontak motor sasarannya dengan membawa kunci leter T yang sudah dimodifikasi, dan disimpan di saku celana pelaku.

Baca juga: Pencuri Motor di Acara Kuda Kepang Mengaku Sudah Beraksi Sampai Metro

Baca juga: Pencuri Motor di Acara Kuda Kepang Merupakan Residivis Curanmor

"Untuk dua orang rekannya berhasil melarikan diri, namun sudah kami kantongi identitasnya dan terus dilakukan pengejaran," bebernya.

Pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di area pertunjukan seni kuda kepang Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah berhasil tertangkap.

Beruntung, korban yang tengah asyik menonton seni tradisional kuda kepang di wilayah Lampung Tengah ini tidak lengah dengan motornya.

Sesekali korban melongok ke arah motornya terparkir, selain pandangannya fokus ke pertunjukkan seni kuda kepang.

Alhasil korban mendapati seseorang sedang berupaya menggondol kuda besi miliknya.

Aksi curanmor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BE 2146 IO itu dilakukan pelaku Sukri (35) warga Kecamatan Pubian, Rabu (15/6/2022) lalu sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu korban Sindi (15) memarkirkan kendaraannya di parkiran.

Saat kejadian, Sindi sedang meyaksikan pertunjukan seni tradisional kuda kepang.

Korban lantas melihat ke arah tempat memarkirkan motor.

Sindi kaget saat melihat seseorang sedang mendorong motornya beberapa puluh meter hingga keluar parkiran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved