Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Mantan Pengacara Bharada E Tuntut Rp 15 Triliun, Deolipa Yumara: Untuk Berfoya-foya

Deolipa Yumara mengaku uang Rp 15 Triliun tersebut sebagai jasanya sebagai pengacara Bharada E yang ditunjuk negara

Editor: taryono
Tribunnews.com
Tersangka Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. Deolipa Yumara mengaku uang Rp 15 Triliun tersebut sebagai jasanya sebagai pengacara Bharada E yang ditunjuk negara 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Deolipa Yumara minta fee Rp15 triliun pada negara setelah dicopot sebagai pengacara Bharada E atau Bharada Richard Eliezer.

Deolipa Yumara mengaku uang tersebut sebagai jasanya sebagai pengacara Bharada E yang ditunjuk negara.

Deolipa Yumara ingin bisa berfoya-foya dengan uang sebesar Rp 15 triliun.

"Ini kan penunjukan dari negara dari Bareskrim, tentunya saya minta fee saya dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara, saya minta Rp15 triliun," katanya.

"Supaya saya bisa foya-foya," kata Deolipa dikutip TribunStyle.com dari YouTube KompasTV, Jumat, (12/8/2022).

Baca juga: Kesal dengan Rekan Kerja Ditatap Sinis, Pria di Tangerang Aniaya Teman

Baca juga: Polri Setop Perkara Brigadir J ke Istri Irjen Ferdy Sambo dan Percobaan Pembunuhan ke Bharada E

Namun, dia tak menjawab ada atau tidak kontrak kerja dengan bayaran Rp 15 triliun tersebut.

Hanya, Deolipa menegaskan dia ditunjuk negara untuk mendampingi Bharada E.

"Negara kan kaya, masa kita minta Rp15 triliun enggak ada.

Saya capek lo kerja, 5 hari nggak tidur,

Ya kalau enggak ada (Rp 15 trilun) kita gugat, catat saja," ujar dia.

Deolipa menegaskan akan menggugat Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Dia mengaku akan memperjuangkan haknya secara perdata di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Baca juga: Dicopot dari Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara Tagih Fee Rp 15 Triliun

Baca juga: Bharada E Bisa Bebas Jika Terbukti Diperintah Irjen Ferdy Sambo

"Semuanya kita gugat supaya kita dapat sebagai pengacara secara perdata Rp15 triliun," katanya.

Deolipa Yumara, kuasa hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E mengungkap kejanggalan surat pencabutan kuasa dirinya oleh sang klien.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved