Berita Terkini Nasional

Polri Setop Perkara Brigadir J ke Istri Irjen Ferdy Sambo dan Percobaan Pembunuhan ke Bharada E

Polri sebut tidak ada unsur pidana dugaan asusila Brigadir J ke istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan percobaan pembunuhan ke Bharada E.

Editor: Tri Yulianto
Kolase Tribunnews.com
Ilustrasi Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bharada E. Brigadir J tidak terbukti lakukan tindak asusila ke Putri Candrawathi dan percobaan pembunuhan ke Bharada E. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Bareskrim Polri menghentikan kelanjutan perkara laporan polisi dugaan tindak asusila Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Sebelumnya kasus tindak asusila dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan terlapor Brigadir J dan korban Putri Candrawathi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hasil gelar perkara, Bareskrim Polri menghentikan laporan tindak asusila Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi karena tidak ditemukan dugaan peristiwa pidana.

Selain itu Bareskrim Polri menghentikan kelanjutan perkara laporan polisi atas dugaa percobaan pembunuhan terhadap Bharada E oleh Brigadir J.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Brigadir J tidak terbukti melakukan tindak pidana terhadap istri Irjen Ferdy Sambo di rumah dinasnya.

Baca juga: Kesal dengan Rekan Kerja Ditatap Sinis, Pria di Tangerang Aniaya Teman

Baca juga: Ketua AEKI Lampung Juprius Ditangkap Polda Lampung Atas Dugaan Penggelapan Rp 1,6 Miliar 

Adapun laporan polisi itu terdaftar dengan nomor LPB1630/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan Polda Metro Jaya tanggal 9 Juli 2022 lalu.

Laporan itu didaftarkan oleh Putri Candrawathi.

"Berdasarkan hasil gelar perkara tadi kedua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jumat (12/8/2022) dikutib Tribunnews.

Putri Candrawathi sebelumnya menuding Brigadir J telah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap kesopanan dan atau perbuatan memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP dan atau pasal 4 jo pasal 6 UU RI Nomor 12 tahun 2022 tentang TPKS.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved