Berita Lampung

Serapan PAD Pringsewu Baru Terealisasi Rp 19 Miliar hingga Agustus 2022

Serapan PAD Kabupaten Pringsewu baru terealisasi Rp 19 miliar. Serapan PAD Rp19 miliar di Pringsewu itu bersumber dari 10 jenis pajak.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Riana Mita Ristanti
Kabid Bidang Pendapatan Bapenda Pringsewu, Ali Alhamidi. Serapan PAD Pringsewu baru terealisasi Rp 19 miliar hingga Agustus 2022. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Serapan Pajak Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pringsewu baru terealisasi Rp 19 miliar.

Serapan PAD Rp19 miliar di Pringsewu itu bersumber dari 10 jenis pajak.

Kepala Bidang Pendapatan Bapenda Pringsewu, Ali Alhamidi mengatakan, Rp 19 miliar serapan PAD tersebut terhitung sejak Januari hingga 25 Agustus 2022.

"Serapan PAD Pringsewu hingga 25 Agustus capai Rp19 miliar dan bersumber dari 10 jenis pajak," kata Ali saat ditemui di ruangannya, Kamis 1 September 2022.

"Rp19 miliar serapan pajak itu sama dengan 51,23 persen dari target," lanjutnya.

Baca juga: Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan pada Tengkorak Manusia di Dekat TPU Pemanggilan

Baca juga: BPS Lampung Catat Volume Bongkar Barang ke Luar Negeri Turun 65,4 Persen di Tahun 2021

Ali menjelaskan, target serapan PAD Pringsewu tahun 2022 ini ialah Rp 39 miliar.

Ia juga mengungkapakan, serapan pajak terbesar berumber dari pajak hiburan.

"Seperti karoeke, panti pijat, spa dan lain-lain itu oaling banyak serapan pajaknya yaitu 82,87 persen," ungkapnya.

Ali optimistis, target PADA Pringsewu Rp 39 miliar itu akan rampung pada akhir tahun 2022.

"Desember kita targetkan 100 persen terserap PAD kita," ungkapnya.

Untuk itimu pihaknya mengimbau masyarakt untuk taat membayar pajak.

"Jangan sampai ada yang nunggak pajak, artinya tidak mendukung pembangunan Pringsewu," katanya.

Terlebih, ungkapnya, saat ini Bapenda baru saja meluncurkan metode pembayaran pajak melakuai Qris.

Tentunya, itu dapat lebih memudahkan masyarakat untuk taat membayar pajak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved