Breaking News:

Berita Lampung

Pria di Lampung Tengah Tewas Dianiaya, Setelahnya Pelaku Ngaku Salah Sasaran

Ketika itu, pria korban penganiayaan di Lampung Tengah tersebut sedang buang air kecil di belakang rumah warga sembari menelepon.

dok.Humas Poalres Pringsewu
Ilustrasi garis polisi terpasang di kandang ayam tempat ditemukannya Nenek di Pringsewu, Lampung meninggal dunia tak wajar, Sabtu (10/9/2022). Pria di Lampung Tengah tewas dianiaya pria, Senin (19/9/2022) sekira pukul 22.00 WIB. Ironisnya setelah melakukan penganiayaan pelaku ngaku salah sasaran. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Nasib nahas dialami pria di Lampung Tengah yang menjadi sasaran penganiayaan hingga tewas, Senin (19/9/2022) sekira pukul 22.00 WIB.

Ketika itu, pria korban penganiayaan di Lampung Tengah tersebut sedang buang air kecil di belakang rumah warga sembari menelepon.

Pelaku penganiayaan di Lampung Tengah ini muncul secara tiba-tiba dari arah belakang korban.

Saat peristiwa penganiayaan di Lampung Tengah terjadi, kondisi malam dan gelap. Pelaku tidak menyadari bila penganiayaan yang dilakukan itu salah sasaran.

Alhasil pelaku panik kemudian kabur dari tempat kejadian perkara.

Baca juga: Penggelap Uang Perusahaan di Lampung Tengah Tertangkap Polisi di Medan

Baca juga: Erdi, Perajin Batu Bata di Punggur Lampung Tengah Rutin Produksi 20 Ribu Batu Bata

Kurang dari 24 jam, Tekab 308 Polsek Rumbia, Polres Lampung Tengah menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban FF (25) meninggal dunia.

Korban merupakan warga Kampung Rekso Binangun, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaku inisial RP (21) warga Kampung Bumi Nabung, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah ditangkap Tekab 308 Polsek Rumbia saat bersembunyi di rumahnya, Selasa (20/9/2022) pukul 10.00 WIB.

Menurut Kapolsek Rumbia Iptu Hairil Rizal kejadian bermula saat korban sedang buang air kecil di belakang rumah warga.

"Tepatnya di depan lokasi acara khitanan di Kampung Bumi Nabung, pada Senin (19/9/2022) sekira pukul 22.00 WIB lalu," kata Iptu Hairil Rizal mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Rabu (21/9/2022).

Korban yang saat itu juga sedang menerima telepon, tambah Iptu Hairil Rizal, tidak menyadari pelaku yang tiba-tiba datang dari arah belakang.

Kapolsek Rumbia mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan menggunakan sebatang kayu karet sepanjang sekitar 1 meter.

Baca juga: Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Rudi Suryanto Gunakan Pakaian Sipil saat Upacara PTDH

Baca juga: Pemuda di Lampung Tengah Gasak Ponsel I-Phone Milik Honorer

"Pelaku melakukan penganiayaan karena sebelumnya ia merasa menjadi korban penganiayaan oleh korbannya," katanya.

Iptu Hairil Rizal mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan hingga korban kehilangan nyawa lantaran ia berfikir bahwa korban merupakan orang yang pernah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved