Berita Lampung

Pemkab Mesuji Lampung Perbaiki Akses Jalan di Dua Kecamatan yang Rusak Parah

Pj Bupati Mesuji Sulpakar menegaskan pemkab setempat fokus pada perbaikan akses jalan di Kecamatan Mesuji Timur dan Rawajitu Utara.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Dedi Sutomo
Dok Pemkab Mesuji
Kendaraan truk barang saat melintas di akses jalan yang rusak di Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji beberapa waktu lalu. Pemkab Mesuji saat ini fokus pada perbaikan akses jalan, terutama di Kecamatan Mesuji Timur dan Rawajitu Utara. 

Sebelumnya, Pj Bupati Mesuji saat berkunjung ke Kecamatan Rawajitu Utara turut menyoroti permasalahan jalan dan abrasi.

Menurutnya permasalahan di Kecamatan Rawajitu Utara ini adalah mengenai akses jalan yang sulit dan abrasi.

Dari permasalahan tersebut, ungkapnya Pemkab Mesuji sebenarnya tak tinggal diam.

"Dimana Pemkab Mesuji sendiri telah mengusulkan DAK infrastruktur dihadapkan Kementerian PPN/Bappenas," ucapnya.

Dari usulan tersebut, titik pembangunan jalan paling banyak terdapat di Kecamatan Rawajitu Utara.

Kemudian, Kunker di Kecamatan Mesuji Timur pun selain permasalahan Rice Milling Plant (RMP), kondisi jalan juga jadi sorotan.

Saat itu Desa Muara Mas menjadi titik terakhir dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Pj Bupati Mesuji Sulpakar di Kecamatan Mesuji Timur.

Waktu itu  Kepala Desa Muara Mas Hamdan mengutarakan keluhannya kondisi jalan kepada Pj Bupati Mesuji beserta jajarannya.

"Kalau boleh memohon pak dan permohonan saya ini tidak muluk-muluk, jalan desa kami ini mohon untuk diperbaiki," ujarnya.

Ia melanjutkan, perbaikan jalan kalau perlu tidak dilakukan rabat beton, hanya dilakukan penimbunan bebatuan atau onderlagh tidak jadi masalah.

Asalkan, warga desa tidak kesulitan melewati akses jalan di desanya.

"Saya sendiri sedih pak di desa kami ada penampungan bebatuan, saya kira bebatuan itu untuk menimbun jalan kami tapi malah dibuat untuk jalan di luar desa kami," keluhannya.

Hamdan menegaskan perbaikan jalan adalah hal terpenting bagi desa. Sebab secara ekonomi warganya makmur.

Karena ditopang memiliki lahan sawah dan hasil pertanian yang melimpah. Kondisi jalan itu pula yang menyebabkan harga padi di desanya rendah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved