Berita Lampung

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Dipanggil Kemendagri Buntut Guru PPPK Mengadu ke Hotman Paris

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan sejumlah pejabat Pemkot Bandar Lampung dipanggil Kemendagri ke Jakarta.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan sejumlah pejabat Pemkot Bandar Lampung dipanggil Kemendagri terkait gaji guru PPPK yang belum dibayar. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dipanggil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) buntut aksi para guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang mengadu ke Hotman Paris karena gaji belum dibayar.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan sejumlah pejabat Pemkot Bandar Lampung dipanggil Kemendagri untuk mengikuti rapat bersama di Jakarta.

Pejabat yang ikut dipanggil Kemendagri diantaranya Sekretaris Daerah Bandar Lampung yang juga sebagai Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Inspektur Pemprov Lampung, Inspektur Pemkot Bandar Lampung.

Selain itu, terlampir juga kepada Dinas Pendidikan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Kemendagri panggil Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan sejumlah pejabat untuk mengikuti rapat bersama di Kantor Kemendagri di Jakarta.

Baca juga: Anggota DPRD Lampung Budiman AS Berkomentar Memalukan Gaji PPPK Guru Tidak Terbayarkan

Baca juga: PPPK Guru Bandar Lampung Melapor ke Hotman Paris, Tim Kemendagri Datangi Pemkot

Sementara berdasarkan copy surat undangan yang diterima Tribun, rapat tersebut akan dilaksanakan pada esok hari, Rabu (28/9/2022).

Rapat akan dilaksanakan di Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Materi bahasan dalam rapat tentang pengaduan masyarakat terkait belum dibayarkan hak guru sebagai PPPK Kota Bandar Lampung.

Sebelumnya, Eva Dwiana telah angkat bicara mengenai masalah pembayaran gaji guru PPPK melalui kolom komentar sosial media.

"Perlu diluruskan dan diketahui, guru PPPK diangkat berdasarkan SK pada Februari dan Maret 2022.”

Baca juga: PPPK Guru Bandar Lampung Melapor ke Hotman Paris, Tim Kemendagri Datangi Pemkot

Baca juga: PPPK Guru Ngadu ke Hotman Paris Belum Digaji, Disdikbud Bandar Lampung Bersikap

“Bulan itu, APBD 2022 Pemkot Bandar Lampung sudah berjalan (tidak bisa direvisi untuk penambahan gaji)," tulis Eva Dwiana dalam kolom komentar salah satu akun Instagram, Senin (26/9/2022).

Menurut Eva, pihaknya telah menganggarkan Rp 11 miliar dan sudah disahkan dalam APBD Perubahan 2022 pada 23 September 2022 lalu.

Eva melanjutkan,  saat ini proses APBD Perubahan tersebut sedang dibahas oleh Pemprov Lampung.

Terkait gaji yang sudah ditransfer senilai Rp 43 miliar oleh Pemerintah Pusat, Eva mengatakan itu adalah bohong dan tidak benar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved